Empat Parpol Gagal Raih Kursi DPRD NTB

Empat Parpol Gagal Raih Kursi DPRD NTB
Sidang paripurna DPRD NTB beberapa waktu lalu. Sejumlah wajah baru hasil Pemilu 2019 bakal mengisi gedung perwakilan rakyat itu. (AZWAR ZAMHURI/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Hasil Pileg 2019 untuk DPRD NTB, tidak jauh berbeda dengan Pileg 2014. Partai Golkar masih menjadi pemenang, sedangkan empat parpol lainnya harus gigit jari karena satu pun tidak mendapatkan jatah kursi.

Sebanyak empat parpol yang sama sekali gagal meraih kursi di DPRD NTB yaitu Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Garuda, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). “Kita memang kekurangan SDM. Caleg kurang, saksi juga kurang,” kata Ketua Perindo NTB Izzul Islam, kemarin.

Izzul harus mengakui jika partainya belum bisa mendapatkan kursi di gedung Udayana. Meskipun, awalnya Perindo memprediksi bisa mendapatkan dua jatah kursi. Namun setelah rekapitulasi selesai dilakukan, Perindo harus gigit jari.

BACA JUGA: Curi C1 Plano, Staf KPU Diproses

Masalah yang sama dihadapi oleh PSI, Garuda dan PKPI. “Kemarin kami tidak mendukung capres manapun, itu salah satu penyebab suara partai kami kecil. Dan ingat, daripada kami membeli suara rakyat (politik transaksional), lebih baik kami tidak dapat kursi,” tegas Wakil Ketua DPD Partai Garuda NTB H Ahmad Rusni.

Pengalaman Pileg saat ini kata Rusni, akan dijadikan pelajaran berharga. Basis massa harus dibangun untuk melawan politik transaksional. “Insyaallah Pileg berikutnya Partai Garuda akan jauh lebih solid, lebih baik dan mendapatkan banyak suara,” katanya.

Untuk partai baru, hanya Berkarya yang mampu menempatkan wakilnya. Berkarya berhasil mendapat 2 kursi di DPRD NTB. “Prediksi awal kita bisa dapat 5 kursi. Iya bagaimana pun, kita syukuri lah,” ucap Ketua DPW Partai Berkarya NTB, H Darmawan.

Partai Berkarya mendapatkan 1 kursi di Dapil III Lombok Timur Utara atas nama Jalaluddin. Kemudian 1 kursi lagi didapatkan oleh Kahar Muhammad Rifai di Dapil VI (Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima).

BACA JUGA: PKS Berpeluang Rebut Kursi Pimpinan di DPRD Lotim

Jumlah kursi di DPRD NTB ada 65 kursi. Ada partai yang perolehan kursinya bertambah di Pileg sebelumnya, banyak juga yang justru berkurang. Namun yang pasti, Partai Berkarya merupakan pendatang baru di Udayana sehingga jumlah parpol yang mendapatkan kursi ada 12 dari sebelumnya 11 partai.

Untuk diketahui, jumlah kursi Golkar dari 11 kursi menjadi 10 kursi. Kemudian Demokrat dari 8 kursi menjadi 7 kursi, Gerindra dari 8 kursi menjadi 9 kursi, PKS dari 6 kursi menjadi 7 kursi, PPP dari 6 kursi menjadi 7 kursi, PDI-P dari 5 kursi menjadi 4 kursi, PKB dari 5 kursi menjadi 6 kursi. Berikutnya PAN, dari 5 kursi tetap 5 kursi. Kemudian Hanura dari 5 kursi menjadi 1 kursi, NasDem dari 3 kursi menjadi 5 kursi, PBB dari 3 kursi menjadi 2 kursi, Berkarya partai baru mendapat 2 kursi. (zwr)