Empat Kandidat Cakada PDIP akan Digodok

HL Budi Suryata (AZWAR ZAMHURI/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Berdasarkan hasil rapat kerja cabang (Rakercab) PDIP di 10 Kabupaten/Kota, empat nama di empat daerah mencuat diusulkan menjadi kandidat calon kepala daerah (cakada) yang akan diusung pada pilkada serentak 2024 mendatang.

Mereka adalah Raden Nuna Abriadi-Lombok Utara, H Ruslan Turmuzi-Lombok Tengah, Kaharuddin Umar-Sumbawa Barat dan HL Budi Suryata untuk Sumbawa. Sedangkan HW Musyafirin yang kini menjabat sebagai Bupati KSB didorong menjadi Calon Gubernur/Wakil Gubernur NTB. “Ini aspirasi dari bawah, buttom up dan ini sah. Nah, usulan ini akan kembali disampaikan dan dibahas dalam Rakerda (Rapat Kerja Daerah) DPD PDIP NTB yang (rencananya) akan digelar pada 22 Juni nanti,” kata Sekretaris DPD PDIP NTB, HL Budi Suryata, Selasa (8/6).

Dijelaskan pria yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Bintang Perjuangan Nurani Rakyat (BPNR atau Fraksi Gabungan) DPRD NTB itu, selanjutnya secara berjenjang, akan disampaikan lagi dalam Rakernas PDIP. “Jadi pengusulan ini memang dilakukan secara berjenjang di kepartaian,” ucapnya.

Usulan akar rumput ini bukan keputusan final. Tetapi akan menjadi salah satu pertimbangan utama DPP dalam menerbitkan surat tugas saat perhelatan Pilkada Serentak 2024. Selain itu ada arahan khusus daerah-daerah yang menjadi kantong suara PDIP mengusulkan figur yang akan diusung.

BACA JUGA :  Partai Golkar NTB Sudah "Warning" Anggota Fraksi

Sehingga memudahkan DPP PDIP melakukan pemetaan kekuatan. Khusus dirinya sendiri untuk di Kabupaten Sumbawa, ia menyatakan kesiapan dan tunduk taat dengan perintah partai. “(Karena saya direkomendasikan) saya bismillah, sami’na wa atho’na, akan mengupayakan yang terbaik untuk melaksanakan itu,” ujarnya.

Bahkan dari 24 kecamatan yang ada di Sumbawa, bulat mendorong dirinya tampil. Budi menilai didorongnya dia tampil tidak lepas dari kiprah dan perjalanannya selama menjadi kader PDIP di Sumbawa. “Pertama mungkin saya dianggap senior, empat periode menjadi anggota dewan yakni 3 periode di DPRD Sumbawa dan sekarang satu periode di DPRD NTB,” katanya.

Sejumlah catatan positif itu dianggap melatarbelakangi dorongan pengurus PDIP di semua tingkatan di Sumbawa memintanya tampil di Pilkada Serentak 2024. “Jadi ini mekanisme dan hasil yang berjalan di masing-masing daerah,” demikian HL Budi Suryata.

BACA JUGA :  Kejati Belum Terima SKK Pemprov

Sementara itu, H Ruslan Turmuzi yang dimintai tanggapan sebagai kandidat cakada yang diusulkan DPC PDIP Lombok Tengah untuk menjadi calon Bupati Loteng, juga menyatakan kesiapan yang sama seperti lainnya.

Dia menegaskan bahwa dirinya siap menerima keputusan partainya dengan lahir batin untuk dicalonkan sebagai Bupati 2024. Sebagai kader dia akan mengamankan keputusan tersebut. “Karena ini merupakan amanah partai dari hasil Rakercabnya, saya tentu selaku kader partai tentu siap melaksanakannya. Saya siap lahir batin untuk dicalonkan sebagai Bupati,” tegas Ruslan.

Sebagai tindak lanjut atas keputusan tersebut, dirinya bersama pengurus dan kader partai banteng moncong putih sudah mulai turun kebawah untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait dengan pencalonan dirinya sebagai Bupati. “Kami sudah mulai turun ke masyarakat untuk sosialisasi dan memperkenalkan diri calon bupati. Kita sudah mulai konsolidasi ke bawah, dengan tim Partai dan tim-tim yang lain,” singkatnya. (zwr)