Empat Bapaslon Adu Strategi di Pilkada Kota

KANDIDAT PILWALI: Para kandidat pemilihan calon Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram (Pilwali), kini mulai gencar sosialisi dengan foto yang akan dipasang di surat suara. (IST FOR RADAR LOMBOK)
KANDIDAT PILWALI: Para kandidat pemilihan calon Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram (Pilwali), kini mulai gencar sosialisi dengan foto yang akan dipasang di surat suara. (IST FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM–Pilkada Kota Mataram 2020 akan diikuti empat bakal pasangan calon (bapaslon). Antara lain Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (HARUM), Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (Selly-Manan), Lalu Makmur Said-Badruttamam Ahda (MUDA), dan Baihaqi-Baiq Diyah Ratu Ganefi (BARU).

Masing-masing sudah memastikan kendaraan politik. Seiring hal tersebut, para bapaslon beserta tim sukses kian gencar sosialisasi dengan berbagai strategi merebut hati masyarakat.

HARUM terlihat mengoptimalkan alat peraga sosialisasi melalui banner dan baliho berukuran besar. Kemudian menyebar konten video Mohan bermain gitar dan menyanyi. Selain itu mempersiapkan film yang mengisahkan masa muda Mohan Roliskana saat bertemu istrinya. Tampak paket duo Golkar ini berusaha menggaet pemilih milenial. “Kita fokus gaet pemilih milenial,” kata Mohan.

Hampir tiap hari kata Mohan selalu dimanfaatkan untuk bersilaturahmi  dengan masyakat. Begitu juga mesin parpol koalisi, sudah mulai bergerak. Di samping tim relawan sudah dibentuk hingga ke tingkat lingkungan.

Tak mau kalah, Selly-Manan tampak mengedepankan kampanye door to door bersama mesin koalisi PDIP-PKS. Per hari, Selly-Manan bisa mengunjungi enam hingga tujuh titik. “Kita optimalkan kampanye door to door,” ucap Selly.

Paket ini cukup kreatif dan inovatif memainkan media digital. Beragam ide dan program ditawarkan paket tersebut untuk menarik pemilih milenial. Misalnya menggelar lomba pembuatan konten video dan adu kreativitas status di media sosial; terkait harapan dan keingginan mereka kepada Selly-Manan. “Mesin partai sudah kita gerakkan jauh-jauh hari,” ujar Ketua DPC PDIP Kota Mataram Made Slamet.

Kemudian untuk paket MUDA, Badruttamam Ahda sangat paham potensi dan kekuatan anak muda, milenial, dan pemula. Untuk itu paket ini juga disingkat MUDA sehingga semakin menguatkan asumsi bahwa paket adalah representasi dukungan anak muda. Di samping paket ini aktif menjalin silaturahmi dengan masyarakat dan tokoh berpengaruh. “Semua potensi dan daya dukung kita optimalkan,” ungkapnya.

Terakhir, paket BARU yang berlatar belakang pengusaha, menawarkan program tumbuh dan berkembangnya UMKM. Terutama yang dirintis dan dikelola anak muda dan perempuan. Paket BARU pun bersama timnya terlihat cukup aktif berselancar di media sosial memanfaatkan era digital menyosialisasikan program. “Sasaran kami kalangan milenial dan keberpihakan UMKM,” ujar Baihaqi. (yan)