Ekspor Perhiasan dan Buah Melon NTB Meningkat

Jpeg

MATARAM—Nilai ekspor sejumlah barang non tambang atau galian non migas di Provinsi NTB pada bulan Mei tahun 2016 terus meningkat. Peningkatan ekspor yang cukup signfikan adalah barang perhiasan atau permata, dan juga buah-buahan jenis melon yang meningkat cukup tajam.

Ekspor untuk barang perhiasan atau permata pada bulan Mei 2016 mencapai US$ 2,154.474, meningkat jauh jika dibandingkan dengan nilai ekspor pada bulan April 2016 yang hanya mencapai US$ 875.005. “Nilai ekspor perhiasan atau permata dan buah-buahan jenis melon ini meningkat cukup tinggi,” kata Wahyudin di Mataram, Rabu (15/6).

Negara tujuan ekspor terbesar barang perhiasan atau permata adalah Hongkong, dengan transaksi mencapai US$ 1.554.713, dengan volume barang 82 kg, dan negara tujuan Australia dengan transaksi ekspor mencapai U$$ 599.672, dimana volume barang yang dikirim sebanyak 39 kg.

BACA JUGA :  Kuota Pupuk Bersubsidi NTB Jauh dari Usulan

Selanjutnya untuk buah melon, negara tujuan ekspor adalah Singapura, dengan jumlah transaksi sebesar US$ 10.509, dengan volume barang sebanyak 3.870 kg, dan negara Hongkong nilai transaksi mencapai US$ 2.880, dengan volume barang sebanyak 1.440 kg.

Dikatakan, ekspor untuk barang perhiasan atau permata asal Provinsi NTB terus meningkat. Jika pada bulan April 2016 nilai ekspor untuk perhiasan atau permata mencapai US$ 875.005, maka di bulan Mei naik menjadi US$ 2.154. 474 atau laju pertumbuhan nilai ekspornya mencapai 146,22 persen. Begitu juga dengan barang eskpor buah melon dari nilai ekspor pada bulan April 2016 sebesar US$ 12.104, naik menjadi US$ 13.389, atau tumbuh mencapai 10,61 persen.

BACA JUGA :  Kenaikan Tarif Listrik Dongkrak Inflasi NTB

“Untuk ekspor berupa barang kiriman melalui jasa POS, juga tumbuh mencapai 49,78 persen, termasuk juga ekspor sayur-sayuran dengan negara tujuan Hongkong tumbuh mencapai 200 persen,” sebut Wahyudin.

Secara umum pada bulan Mei 2016 ini nilai ekspor Provinsi NTB termasuk juga barang tambang atau galian non migas tumbuh mencapai 13,50 persen, dengan negara tujuan tiga besar ekspor adalah Jepang, Korea Selatan dan Hongkong. “Ekspor barang galian atau tambang non Migas di bulan Mei mencapai 97,08 persen dari total nilai ekspor NTB,” sebutnya. (luk)