Eksodus Wisatawan, Bandara LIA Buka 24 Jam

Eksodus Wisatawan, Bandara LIA Buka 24 Jam
EKSODUS WISMAN: Nanpak ratusan wisatawan mancanegara (Wisman) yang akan meninggalkan Lombok melalui Bandara Lombok Internasional Airport, Senin kemarin (6/8). (M. HAERUDDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA—Bencana gempa bumi dengan kekuatan 7,0 skala richter yang mengguncang pulau Lombok tidak hanya berakibat pada kerusakan rumah warga dan menelan korban jiwa saja. Akan tetapi akibat dari gempa tersebut membuat para wisatawan mancanegara memilih untuk kembali ke negara asalnya. Hal itu nampak dari ratusan wisatawan yang memadati Bandara Lombok Internasional Airport (LIA), Senin kemarin (6/8).

Pantauan Radar Lombok, kepadatan wisatawan terjadi di Bandara tersebut. Bahkan antrian panjang untuk membeli tiket pesawat tidak terhindarkan. Hal itu tak ayal membuat para petugas Bandara menjadi kuwalahan dalam mengatur para penumpang yang kebanyakan meninggalkan Lombok akibat dari gempa tersebut, kepadatan terus terjadi setelah para wisatawan asing yang dari Gili Trawangan tiba di Bandara.

BACA JUGA: Kisah Korban Selamat Tertimpa Reruntuhan Gempa Bumi 7.0 Skala Richter

General Manager LIA, I Gusti Ngurah Ardita tidak menapikan bahwa banyakya wisatawan yang memilih jalur udara untuk kembali ke Negara asalnya, dengan alasan terjadinya gempa tersebut. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang itu. Pihak bandara sudah melakukan rapat terbatas dengan berbagai stakholder yang ada termasuk dengan pihak maskapai penerbangan.

“Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang maka kami dari pihak bandara sudah mempersiapkan berbagai fasilitas. Dan alternatif dalam hal penanganan para wisatawan yang akan meninggalkan Lombok melalui Bandara LIA ini kami sampaikan bahwa kesiapan kami secara normal beroperasi sampai dengan jam 12.00 wita. Melihat kondisi ini kami melakukan langkah dengan menyiapkan operasional 24 jam,”ungkap Ardita saat ditemui dibandara, Senin kemarin (6/7).

Lebih jauh disampaikan, dibukanya penerbangan selama 24 jam tersebut sehingga peluang untuk penerbangan akan kembali dirapatkan. Pihaknya juga sedang melakukan koordinasi dengan pihak Airland untuk merencanakan penambahan atau ekstra playet.“Semua airland sudah kita bahas tadi dan yang sudah siap yakni pihak llion dengan tiga penerbangan untuk Denpasar, Surabaya dan Jakarta. Kemudian garuda akan mengganti tipe pesawat dengan yang lebih besar,”jelasnya.

Begitu juga dari city Link juga melakukan tambahan untuk memenuhi kebutuhan para wisatawan yang ingin berpergian dari Bandara Lombok Internasional Airport (LIA) ini.”Yang jelas kita sudah antisipasi lonjakan penumpang pasca terjadinya gempa ini, Mulai dari penambahan pesawat dan sarana pendukung lainya,”jelasnya.

Pihaknya juga memastikan dengan kondisi gempa yang terjadi, bandara tidak mengalami kondisi kerusakan yang berarti, yang bisa menghambat penerbangan. Terutama di fasilitas utama yakni ranwey,tekswey dan efrant tidak terjadi permasalahan. “Di terminal hanya terjadi retak kecil tapi tidak mengganggu operasional bandara,”jelasnya.

BACA JUGA: Gempa Terdahsyat Sepanjang Sejarah NTB

Ardita menambahkan, bahwa pihaknya sudah dari awal melakukan monitoring dilapangan dan semua penerbangan lancar, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan di bandara. Bahkan sampai dengan saat ini skejul penerbangan masih lancar dan kemudian pihaknya sedang memperhitungkan untuk penambahan penerbangan tersebut.

“Dengan tujuan kita membuka 24 jam ini untuk memberikan kesempatan untuk penambahan penerbangan dan juga untuk memberikan kesempatan untuk penerbangan bantuan kemanusiaan. Karena ada beberapa bantuan kemanusiaan yang sudah datang melalui pesawat TNI dan lain sebagainya,”jelasnya.

Pihaknya belum bisa memastikan jumlah lonjakan penumpang yang meninggalkan Lombok melalui jalur bandara LIA tersebut, ia juga tidak berani memastikan sampai kapan bandara akan dibuka selama 24 jam. Karena pihaknya masih melihat kondisi penumpang yang akan berangkat. “Terlebih informasi yang baru kami terima bahwa wisatawan yang dari gili juga sudah menuju ke bandara dan berencana untuk berangkat, itulah yang perlu kita tangani dengan baik,”tambahnya.

Lebih jauh disampaikan,pihaknya saat ini fokus untuk menangani para wisatawan yang terus berdatangan. Sehingga kalau masalah jumlah yang akan diterbangkan, secara otomatis akan bisa dihitung. “Sekarang yang harus kita tangani pertama adalah bagaimana memberikan pelayanan agar para penumpang merasa nyaman. Dan kita usahakan pesawat cukup bagi para wisatawan, karena kami sedang berkomunikasi dengan pihak maskapai dengan cara penggantian tipe pesawat maupun penambahan,”tambahnya.

Diakuinya juga, paska adanya gempa tersebut, pihak bandara juga telah melaksanakan evakuasi terhadap penumpang yang sempat panic ketika terjadi gempa. Pertama pihak bandara telah mengevakuasi penumpang di titik evakuasi yang berada di meeting point. Saat ini penumpang telah kembali keruang tunggu untuk dapat melanjutkan tujuan penerbangan masing-masing.

BACA JUGA: Ribuan Wisatawan Gili Dievakuasi

“Saat ini operasional Lombok International Airport masih normal. Kami himbau kepada penumpang apabila terjadi gempa susulan kembali untuk tidak panik dan mengevakuasi diri melalui pintu emergency di terminal Lombok International Airport,”tambahnya.

Sementara itu, salah seorang wisatawan asal negara Kanada, Kaskus menyampaikan bahwa ia bersama rekan- rekanya akan menujuKamboja, pihaknya meninggalkan Lombok karena masih terauma akan gempa yang terjadi dengan kekuatan yang begitu dahsyat. “Saya mau ke Kanada dan akan kembali kalau suasana sudah aman,”singkatnya. (met)