Ekas Adventure Sabet “Best Tourism Award 2021”

EKAS ADVENTURE: Selain usaha budidaya lobster, Ekas Adventure juga mengelola restoran terapung di lokasi budaya di Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru. (SIGIT SETYO/RADAR LOMBOK)

SELONG- Ekas Adventure yang berlokasi di Desa Ekas Buana Kecamatan Jerowaru berhasil menyabet atau meraih penghargaan “Best Tourism Award Winner 2021” yang diberikan oleh Indonesia Star Award Asociation.

Terpilihnya Ekas Adventure tersebut  tentunya setelah  melalui  proses penilaian dari berbagai aspek. Diantaranya meliputi ide awal usaha, jenis kegiatan, sasaran kualitas manajemen, aspek jangkauan berupa jumlah dan dampak SDM,  konsumen dan sistem yang dibangun melalui program yang dijalani, aspek kesinambungan yaitu komitmen kehandalan, daya tahan, dan visioner dan terakhir aspek hasil meliputi realisasi dari perencanaan dan hasil manajemen yang telah diciptakan. Penyerahan penghargaan akan berlangsung di Bali pada 26 Maret mendatang.

Owner Ekas Adventure, Yuliana Ekawati, mengaku sangat bangga. Dan ini tentunya menjadi motivasi dan penyemangat untuk berbuat yang lebih baik melalui berbagai program dalam upaya untuk memberdayakan masyarakat setempat.” Alhamdulillah kita bisa sampai seperti ini. Kita tentu akan lebih baik lagi. Penghargaan ini bukan akhir dari semuanya. Tapi kedepan  akan ada program lainnya yang kita buat. Salah satunya kita akan buat klinik kesehatan,” ungkapnya kemarin.

BACA JUGA :  Tiga Bayi di Lotim Positif Covid-19, Satu Meninggal asal Desa Aikmel Timur

Keberadaan perusahaan ini kata dia, tidak hanya sekedar untuk menjalani usaha saja. Namun di balik itu harus bisa memberikan sumbangsih dan bisa dirasakan oleh masyarkat. Baik itu dari segi ekonomi, kesehatan  maupun pendidikan.” Investor itu harus bisa sejalan dengan masyarakat.  Kita harus membantu daerah untuk membenahi SDM. Begitu pun ketika ada penghasilan yang didapat harus kita bagi,” lanjut Yuli, sapaan akrabnya.

Hasil dari berbagai usaha yang dijalani terutama berkaitan dengan budidaya lobster juga telah bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat termasuk oleh pemerintah daerah. Yuli menambahkan,  penghasilan yang didapatkan  setiap bulan disisihkan sekian persen untuk berbagai program. Bahkan masyarakat setempat selain mengandalkan hasil dari budidaya lobster mereka juga punya pekerjaan sampingan mengantar tamu yang datang ke Ekas Adventure  menggunakan parahu atau boat (taksi laut).” Pendapatan dari taksi laut itu kita sisihkan untuk bangun masjid dan sebagian lagi diberikan ke Pemda. Bahkan selama tiga bulan terakhir ini Desa Ekas mampu memberikan PAD ke pemerintah daerah,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Pawai Taaruf Ponpes Al-Mannan Meriah

Dalam waktu dekat ini pihaknya akan membangun klinik kesehatan. Keberadaan klinik ini tak lain untuk mewujudkan masyarakat Ekas yang cerdas, sehat dan kuat.”Selain itu kita juga akan buat program kursus Bahasa Inggris bagi anak anak desa. Begitu pun dengan SDM kita berikan sertifikat internasional terutama untuk guide. Yang jelas berbagai sektor  kita garap dalam upaya memberdayakan masyarakat,” imbuhnya.

Karenanya berbagai program yang dilakukan  juga harus didukung oleh pemerintah daerah.  Terutama menyangkut perbaikan kualitas SDM masyarakat.  Dan yang paling penting juga jaminan keamanan, kenyamanan yang harus dipenuhi.” Memang banyak kedepan tantangan semakin berat. Tak dipungkiri pasti ada saja masyarakat yang tidak suka.  Kita butuh kenyamanan dan keamanan. Terlebih lagi kita punya potensi sektor pariwisata yang sangat besar,” tutup Yuli.

Terpisah, Kadis Pariwisata Lotim, HM. Mugni, memberikan apresiasi atas penghargaan yang diraih oleh Ekas Adventure. Dan ini tentunya harus bisa dicontoh oleh investor yang lain.”Penghargaan ini harus dipertahankan,” ungkapnya.(lie)