Edarkan Sabu, Pecatan TNI Dicokok

Edarkan Sabu, Pecatan TNI Dicokok
EDARKAN SABU : DW (tengah) pecatan anggota TNI yang tertangkap karena diduga mengedarkan narkotika jenis sabu, Rabu malam (14/6). (IST For Radar Lombok)

MATARAM—DW (38 tahun) oknum anggota TNI yang menunggu proses pemecatan ditangkap aparat kepolisian karena diduga mengedarkan narkotika jenis sabu.

Komandan Korem (Danrem) 162/WB Kolonel Inf Farid Makruf saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan terhadap DW ini. ‘’  Benar, tertangkap kemarin malam,’’ ujarnya Kamis kemarin (15/6).

Dari informasi yang diserap, DW ditangkap di kos-kosannya di wilayah Cakranegara Rabu malam (14/6) sekitar pukul 22.30 Wita. Adapun barang bukti yang didapatkan adalah serbuk putih yang diduga sabu seberat 5 gram. ‘’ Barang buktinya 5 gram kalau tidak salah,’’ kata Danrem.

Dijelaskannya, Serka DW sebelumnya bertugas di Kodim Lombok Timur (Lotim). DW disebutnya sudah tidak aktif dan tidak masuk kerja tanpa izin selama lima bulan  sejak bulan Maret 2017. Untuk itu, diberlakukan disersi dengan alasan masalah keluarga. ‘’ Selama ini sudah kita lakukan pencarian. Ternyata selama ini dia kemana-mana. Akhirnya mungkin dia balik ke Lombok dan tadi malam ditangkap jadi pengedar narkoba,’’ ungkapnya.

Bagi dia selaku Danrem, tidak ada hukuman yang lebih memadai selain dipecat. ‘’ Kami tidak ada ampun bagi anggota yang terlibat mau aktif atau disersi. Kita ajukan upaya hukuman untuk dipecat. Itu juga sudah kebijakan dari Panglima TNI. Jika nanti itu terbukti sabu-sabu yang dia edarkan. Saya akan ajukan ke atas untuk dipecat. Saat ini yang bersangkutan disel di Denpom,’’ tegasnya.

Danrem menolak menyebut Serka DW sebagai anggota TNI aktif. Hal ini dikarenakan sudah 5 bulan tidak masuk kerja. ‘’ Tidak aktif, sudah lima bulan tidak masuk berarti dia sudah dipecat dengan sendirinya. Dari mulai bulan Maret sudah tidak aktif lagi. Dia juga sudah sidang tanpa dihadiri (inabsencia) dan dia sudah dipecat. Sidangnya itu tiga bulan setelah dia meninggalkan tempat tugasnya,’’ tandasnya. 

Terpisah  Wakapolda NTB Kombes Pol Imam Margono mengaku tidak mengetahui adanya oknum TNI yang tertangkap oleh jajarannya. ‘’ Belum ada laporan ke saya. Coba dihubungi ke Denpom. Kalau yang saya dengert itu tidak menyangkut TNI. Kalau yang dilaporkan ke saya yang tertangkap itu dari masyarakat. Coba dikonfirmasi kesana saja,’’ katanya.(gal)

BACA JUGA :  Kades Positif Narkoba, Warga Datangi Kantor Camat