Dulu Tertibkan Cidomo, Sekarang PKL Nakal

Ayu Wulandary (Sudir/Radar Lombok)

Diantara anggota Pol PP Kota Mataram ada nama Ayu Wulandary. Ia dipercaya sebagai ketua regu. Ia menceritakan pengalamannya melakukan penertiban mulai dari penertiban cidomo hingga PKL.

 


SUDIRMAN-MATARAM


 

Terik matarahari yang menyengat tidak membuat semangat Ayu Wulandary kendur saat bertugas. Ia adalah Pol PP perempuan yang gencar dan tegas saat menjalankan tugas. Itu menggelar penertiban PKL di jalan lingkar selatan kemarin.

Sebelumnya Ayu bertugas di Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Mataram di bagian penindakan pelanggaran lalu lintas. Posisi sebelumnya membuat Ayu banyak pengalaman. Ini jadi bekalnya saat bertugas di Sat Pol PP. “ Dulu saya sering tertibkan cidomo. Sekarangan giliran PKL nakal,” ungkapnya kemarin.

Ada kesan bahwa Pol PP itu galak. Ayu ingin terlibat membetulkan anggapan itu. Penindakan harus dilakukan secara manusiawi. Penindakan juga harus sesuai dengan prosedur dan ketentuan Peraturan Daerah (Perda) yang ada.  “ Kita tetap tegas tapi dengan cara humanis,” ungkapnya.

Di Sat Pol PP Kota Mataram ia ditunjuk sebagai ketua regu. “ Penertiban kali ini untuk penataan PKL agar tidak menyalahi aturan,” ungkapnya.

Banyak pelanggaran yang dilakukan para pedagang, bahkan mereka berjualan di area publik. Ayu mengatakan, fungsi jalan akan dikembalikan melalui penertiban dan penataan PKL. Penertiban ini akan sering dilakukan oleh pihaknya beserta pihak lain. Meski bekerja di lapangan dengan banyak masalah yang ditemukan, ia terus termotivasi untuk bekerja sesuai dengan aturan serta memberikan penyadaran kepada masyarakat untuk tidak melakukan pelanggaran.

Setiap malam ia juga menggelar patroli untuk memantau kondusivitas Kota Mataram. Bersama rekan kerjanya ia terus memberikan arahan pada setiap pelanggaran yang ditemukan. Seperti para PKL, pengemis, gelandangan, anak jalanan.(*)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid