Dukungan Masyarakat Bima Melimpah untuk Ahyar-Mori

Bangun Fasilitas Olahraga Sampai Pelosok

Ahyar-Mori
DICINTAI : Cawagub NTB, H Mori Hanafi dicintai dan mencintai masyarakat NTB. (ISTIMEWA/RADAR LOMBOK)

BIMAMasyarakat Kabupaten Bima dan Kota Bima sangat antusias menyambut kedatangan pasangan calon TGH Ahyar Abduh dan H Mori Hanafi. Mayoritas masyarakat di sana telah dipastikan akan memilih paslon nomor urut 2 itu pada tanggal 27 Juni mendatang.

Tingginya antusias dan harapan terhadap Ahyar-Mori, terlihat pada saat blusukan calon Wakil Gubernur NTB, H Mori Hanafi di Kecamatan Lenggudu. Mori yang memang orang Bima disambut dengan melimpahnya ribuan masyarakat di jalan raya yang menantikan kedatangannya, Minggu (1/4).

Mori mengawali blusukan ke Desa Laju, dilanjutkan ke Desa Doro Oo, Desa Waworada, Desa Rompo, Desa Karumbu, Desa Rupe, Desa Sambane, hingga Desa Willamaci. “Terima kasih atas dukungan yang diberikan, kami Ahyar-Mori akan mengabdi sepenuhnya untuk NTB dan juga Bima,” ucap H Mori Hanafi menyampaikan orasi politiknya.

Dalam kesempatan tersebut, Mori menyampaikan berbagai gagasan yang akan dilaksanakan jika Ahyar-Mori terpilih nanti. Gagasan tersebut telah tertuang dalam janji kerja Ahyar-Mori yang menyentuh berbagai sektor kehidupan. Janji kerja tersebut merupakan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat NTB. “Janji kerja ini bukan hanya mencakup satu bidang, melainkan kita harus berkomitmen mengembangkan semua bidang dengan beriringan. Dimulai dari bidang pendidikan, ekonomi,budaya, pariwisata, pertanian, perdagangan bahkan kelautan dan bidang strategis lainnya. Tentu hal ini semata-mata untuk perjuangan mensejahterakan masyarakat NTB,” ujar calon pria yang dua periode menjadi wakil rakyat ini.

Sebelumnya, Mori juga menghadiri kegiatan pengukuhan relawan teritorial dan srikandi di Kelurahan Sarae dan Kelurahan Nae, Kota Bima. Lokasi kegiatan penuh dengan kehadiran warga yang datang untuk mendengarkan arahan langsung dari Calon Wakil Gubernur NTB 2018-2023 ini.

Ratusan relawan hadir di Kota Bima untuk menyaksikan kegiatan pengukuhan tersebut. Yel-yel dan seruan kemenangan berlomba-lomba dikumandangkan silih berganti oleh masing-masing relawan perwakilan dari kecamatan se-Kota Bima. Dalam kesempatan ini, Mori menegaskan, pembangunan di Kota Bima harus bisa mencontoh pembangunan Kota Mataram. Kemajuan Kota Mataram sangat luar biasa di bawah kepemimpinan TGH Ahyar Abduh. “Itu harus ditularkan ke seluruh daerah di Provinsi NTB. Semua kabupaten/kota sudah selayaknya maju, masyarakatnya sejahtera. Itulah yang namanya NTB untuk semua,” katanya.

Sementara itu, paslon gubernur NTB nomor urut 2 TGH Ahyar Abduh juga menghadiri kampanye dialogis di lapangan Terara Kabupaten Lombok Timur, Senin kemarin (2/4). Acara ini dihadiri ribuan relawan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Lombok Timur bagian barat. Selain relawan Ahyar-Mori, seluruh ketua DPC partai pendukung beserta kader dan tokoh masyarakat Lombok Timur hadir dalam pertemuan terbatas itu.

TGH Ahyar Abduh disambut hangat lantunan musik tradisonal begitu tiba di lokasi. Ratusan masyarakat setempat berhamburan berebut salam dengan Tuan Guru Ahyar (TGA) sembari melihat calon pemimpin NTB ini dari dekat. Sebagai pembuka acara, sambutan dan orasi politik disampaikan perwakilan gabungan partai koalisi Kabupaten Lombok Timur, Burhanuddin. Pada pidatonya, politisi PAN ini menyampaikan kesiapan seluruh partai pendukung untuk memenangkan pasangan Ahyar-Mori. “Kami seluruh gabungan partai politik menyerukan kepada seluruh kader kami untuk bergerak. Bercerita akan kesuksesan Kota Mataram. Kami juga membawa TGH Ahyar Abduh menjadi wali kota dua periode dan saya menjadi saksi, bahwa beliau tidak pernah mengecewakan siapapun, bahkan hingga lawan politiknya. Sangat jarang kita menemukan pemimpin seperti ini,” ujar Burhanuddin.

Selanjutnya, orasi dan pidato politik disampaikan TGH Ahyar Abduh, akan pentingnya sebuah pembangunan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga ke seluruh pelosok desa. “Kami ingin pembangunan NTB tidak hanya dirasakan oleh orang-orang yang tinggal di perkotaan saja. Pembangunan harus juga dirasakan seluruh masyarakat NTB, bahkan hingga ke pelosok desa. Untuk itu kami membawa nilai NTB untuk semua,” ujar Wali Kota Mataran dua periode ini.

Selain itu, TGA juga melihat potensi  luar biasa pemuda desa. Namun begitu, karena keterbatasan fasilitas penunjang dalam mengembangkan diri, sehingga potensi tersebut tidak bisa dikembangkan dengan baik. “Kami melihat potensi yang luar biasa dari pemuda-pemuda yang ada di desa. Kami sering mendengarkan aspirasi dari para pemuda desa. Untuk berolahraga saja mereka harus menempuh perjalanan jauh dan banyak menghabiskan biaya, karena fasilitas olahraga yang dikatakan memadai tidak ada di sekitar mereka,” sambung TGA.

Dengan potensi yang luar biasa, diiringi semangat mengembangkan diri, TGA optimis para pemuda tersebut bisa maju dan kelak menjadi corong NTB di nasional maupun internasional. “Karena potensi dan semangat mereka yang luar biasa, kami juga turut bersemangat dan memberikan dukungan. Kami akan perhatikan seluruh potensi yang ada. Jika Ahyar-Mori terpilih untuk memimpin NTB, kami akan bangun fasilitas olahraga hingga ke seluruh pelosok NTB, dari Lombok Barat hingga ke Bima,” janjinya.

TGA juga meyakini, lebih baik melakukan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa daripada membangun fasilitas megah yang hanya bisa dirasakan segelintir orang. “Kalau kita bangun fasilitas di pelosok, maka efeknya akan dirasakan banyak masyarakat dan seluruh kalangan. Ini lebih efektif daripada kita membuat fasilitas seperti stadion standar internasional, namun hanya dapat dirasakan segelintir orang saja dan kita hanya sebagai penonton,” tutup TGA disambut aplus meriah. (tim)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut