Dukungan Internal Morry Menguat

Morry Hanafi (Yan/Radar Lombok)

MATARAM—Rencana Morry Hanafi maju dalam kontestasi pilkada 2018 disambut positif kalangan internal Partai Gerindra. Sosok Morry dinilai sangat layak menjadi kepala daerah.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD NTB, Hamja, mengatakan, sosok Morry Hanafi sangat layak dan punya kapasitas didukung dan diusung Partai Gerindra sebagai calon wakil gubernur NTB. "Saya sangat setuju Pak Morry maju jadi calon wakil gubernur," kata politisi asal Lombok Timur itu, kepada Radar Lombok, Selasa kemarin (7/2).

[postingan number=3 tag=”pilkada”]

Menurutnya, sosok Morry Hanafi sudah dua periode sebagai anggota DPRD NTB dari dapil Bima, Kota Bima dan Dompu. Dengan pengalamannya tersebut dianggap menjadi modal sangat berharga dalam proses kontestasi Pilkada nanti.

Andai Morry Hanafi diberikan kepercayaan dan amanah oleh masyarakat NTB, sambungnya, dipastikan sosok muda ini tidak akan menyia-nyiakan amanah tersebut. Terlebih dari sisi kapasitas, Morry dianggap sebagai politisi muda dengan modal intelegensi dan sopan santun yang memadai. Di usia relatif masih muda, sosok ini juga dudah duduk sebagai salah satu jajaran pimpinan di DPRD NTB.

Morry pun dinilai memiliki basis dukungan riil di Pulau Sumbawa. Terutama di Kota Bima, Kabupaten Bima dan Dompu. "Dari kualitas, kapasitas dan kompetensi tidak kita ragukan lagi Pak Morry," imbuh Bendahara Umum DPD Partai Gerindra NTB itu.

Meskipun begitu, ia mengatakan, dalam rapat pimpinan daerah Partai Gerindra NTB sudah disepakati mendukung Ketua Partai Gerindra NTB, Willgo Zainar, sebagai calon gubernur NTB. Namun belakangan, Willgo Zainar, memilih mundur dari bursa pencalonan.

Meski demikian, pihaknya tetap menghormati dan menghargai keputusan Ketua Partai Gerindra NTB tersebut. Namun, hal tersebut belum disampaikan dan dibahas dalam forum resmi Partai Gerindra.

"Andai pun nanti Partai Gerindra hanya membidik kursi calon wakil gubernur harus kita bahas dan bicarakan di forum resmi partai. Namun, saat ini Gerindra tetap membidik kursi calon gubernur. Karena semua harus diputuskan di forum resmi partai," tandas anggota Komisi II DPRD NTB.

Ia pun mengatakan, Partai Gerindra memiliki prosedur dan mekanisme dalam penjaringan calon kepala daerah. Misalnya, harus mendaftarkan diri dalam penjaringan, memiliki tingkat elektibilitas memadai dibuktikan dengan hasil survei, siap mengikuti uji kelayakan dan kepatutan sebagai bakal calon kepala daerah di DPP.

Pasalnya, DPP nanti memiliki tim yang siap melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan bagi calon kepala daerah maju dari Partai Gerindra. Diharapkan, dengan uji kelayakan dan kepatutan tersebut diperoleh figur kepala daerah punya kapasitas dan kompetensi dalam memimpin.

"Tapi kami yakin kader Gerindra sudah sangat siap dengan hal itu," terangnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Mataram dari Partai Gerindra, Muhtar menambahkan, Partai Gerindra memiliki banyak kader yang dinilai layak dan punya kapasitas didukung dan diusung dalam suksesi Pilkada NTB. Baik sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur.

Ia pun menilai, sosok Morry Hanafi salah satu figur terbaik yang dimiliki Partai Gerindra sangat layak didorong menjadi calon wakil gubernur. Apalagi menurutnya, Gerindra sudah memerintahkan dan menginstruksikan kader maju di Pilkada. Praktis, tidak ada alasan lagi bagi kader tersebut untuk menolak.

"Prinsipnya, di Partai Gerindra jika sudah menjadi keputusan partai. Semua harus tunduk dan patuh mengamankan kebijakan tersebut," pungkasnya. (yan)

BACA JUGA :  Najamuddin Terus Pepet PDIP dan Hanura