Dukung Pathul Jadi Cagub, Ketua PGRI Loteng Diatensi Bawaslu

Lalu Pauzan Hadi (M Haeruddin/Radar Lombok )

PRAYA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lombok Tengah memastikan menjadikan atensi terhadap dugaan tidak netralnya Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Lombok Tengah, H Amir yang secara terang-terangan mendukung Lalu Pathul Bahri menjadi calon gubernur NTB periode 2024-2029.

Meski masa kampanye belum mulai saat Ketua PGRI Lombok Tengah, H Amir menyampaikan dukungan itu, namun Bawaslu tetap akan menjadikannya atensi. Karena kasus yang dilakukan H Amir ini merupakan sebuah potensi yang harus disikapi dengan maksimal.
Ketua Bawaslu Lombok Tengah, Lalu Pauzan Hadi menyatakan, karena Ketua PGRI Lombok Tengah merupakan unsur aparatur sipil negara (ASN), maka seharusnya netralitas itu harus dikedepankan.

Karena kalau menunjukan dukungan maka sudah jelas dianggap tidak netral. Namun yang menjadi persoalan saat ini apa yang disampaikan H Amir dilakukan saat tahapan kampanye belum dimulai. “Tapi kalau itu dilakukan saat sudah dimulai tahapan kampanye maka itu tidak netral, makanya sekarang ini kami catat sebagai sebuah potensi. Makanya kasus H Amir ini sebagai atensi serius,” ungkap Lalu Pauzan Hadi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (28/11).

Pauzan menambahkan, dari data yang dimiliki Bawaslu, ada berbagai tindakan lain yang juga masuk dalam potensi rawan yang harus menjadi atensi. Permasalahan seperti yang dilakukan Ketua PGRI Lombok Tengah ini akan menjadi fokus atensi yang dilakukan karena masuk dalam potensi rawan. “Rencana hari ini akan kami bahas kaitan dengan permasalahan Ketua PGRI ini untuk mengambil langkah lebih jauh kedepannya. Kalau terjadi sebelum 28 November ini, maka kami akan bertindak berdasarkan peraturan perundang- undangan yang berlaku. Karena kalau undang-undang pemilu bahwa masa kampanye berlaku mulai hari ini (Selasa,red),” tegasnya.

Pauzan berpendapat, untuk kasus Ketua PGRI Lombok Tengah dianggap berbeda dengan kasus yang dihadapi oleh Ketua Forum Kepala Desa (FKD) Lombok Tengah yang juga Kades Ungga Kecamatan Praya Barat Daya yang dinyatakan terbukti melanggar.

Sebenarnya sama-sama berkaitan dengan netralitas tapi untuk Kades Ungga karena sudah mengarah pada kegiatan politik praktis dan sebagai kades yang sudah jelas ada larangannya. “Kalau ketua PGRI baru hari ini kami akan pastikan tindakan apa yang bisa kami ambil. Yang jelas kasus Ketua PGRI ini tidak boleh berlalu begitu saja dan harus menjadi atensi serius. Maka semaksimal mungkin dari kewenangan yang kami miliki akan kami gunakan,” tegasnya.

Seperti diketahui dalam pelaksanaan tasyakuran hari guru nasional yang dirangkaikan dengan doa bersama untuk Palestina di halaman Kantor Bupati Lombok Tengah, Senin (27/11) sangat kental dengan muatan politik. Bahkan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Lombok Tengah secara terang-terangan mendukung Lalu Pathul Bahri menjadi calon gubernur NTB. “Yang terhormat H Lalu Pathul Bahri Gubernur NTB tahun 2024-2019, Amin,” ungkap Ketua PGRI Lombok Tengah, H Amir saat memberikan sambutan, Senin (27/11). (met)

Komentar Anda