Dukung Kredit UMKM, Bank NTB Siapkan Rp 100 M

H. Komari Subakir (DOK/RADAR LOMBOK)

MATARAM—Direktur Utama Perseroan Terbatas (PT) Bank NTB, H. Komari Subakir menyiapkan dana kredit untuk sektor pertanian, peternakan, kelautan dan perikanan, termasuk membangun pengembangan desa wisata sebesar Rp 100 miliar pada tahun 2017 ini.

“Tahun 2017 ini kami mendapat kuota Rp 100 milar untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di sektor I dan II,” kata Komari Subakir, Selasa kemarin (21/3).

Komari mengatakan, sasaran penyaluran KUR khusus untuk Bank NTB sesuai dengan keputusan Kementerian Perekonomian RI adalah untuk mendukung sektor I dan II, seperti pertanian, peternakan, kelautan perikanan dan juga pengembangan desa wisata di sejumlah titik di Provinsi NTB. “Untuk desa wisata ini, kami di Bank NTB sudah siapkan kluster di dua kecamatan,” kata Komari.

[postingan number=3 tag=”ekonomi”]

Pengembangan kluster desa wisata yang dibiayai dari Bank NTB berada di Desa Bilebante, Kecamatan Pringgarata, dan Desa Sembalun di Kecamatan Sembalun. Kedua kluster pengembangan desa wisata tersebut, Bank NTB menggandeng Dinas Pariwisata Provinsi NTB dan Dinas Pariwisata Kabupaten dalam pendampingan pembinaan bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di tempat tersebut, termasuk juga yang bergerak di kerajinan atau handycraft.

Pengembangan desa wisata di Desa Bilebante, Bank NTB telah menyiapkan sebanyak 34 kelompok pelaku UMKM. Sebanyak 34 UMKM tersebut bergerak di beberapa bidang usha, mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, dan juga kerajinan handycraft dan pengolahan makanan. “Kami juga mendukung kredit bagi pelaku UMKM yang bergerak di usaha industri kreatif yang ada di Desa Wisata Bilebante,” ucap Komari.

Selain pengembangan desa wisata di Bilebante, Bank NTB lanjut Komari, juga mendukung pembiayaan untuk membangun Desa Wisata Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Di Desa Wisata Sembalun, Bank NTB hadir dan siapkan pembiayaan di sektor pertanian, industri kreatif, dan juga pengolahan bahan makanan bagi pelaku UMKM.

Selain itu, juga pembiayaan untuk Desa Wisata Paralayang, kerajinan, pengolahan hasil pertanian, home stay, dan handycraft. “Untuk di Sembalun ada sebanyak 25 kelompok UMKM yang kami berikan kredit, baik itu bersumber dari KUR dan juga LPDB dengan suku bunga murah,” ujar Komari.

Lebih lanjut Komari mengatakan, selain pengembangan desa wisata, Bank NTB juga tentunya tetap fokus menyalurkan KUR untuk sektor kelautan dan perikanan. Untuk kelautan perikanan ini, Bank NTB sudah mulai menyiapkan kluster budidaya rumput laut di tiga titik. Diantaranya di kawasan pesisir pantai Sekotong Barat dan kawasan pesisir pantai Sekotong Tengah, Kabupaten Lombok Barat dan juga di kawasan pesisir di Desa Labuhan Kertasari, Kabupaten Sumbawa Barat.

“Untuk penyaluran KUR ini kami tetap mengedepankan kehati-hatian. Karena bagaimanapun juga ini dana masyarakat dan diperiksa oleh BPK agar tepat sasaran,” tutupnya. (luk)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid