Dukcapil Lombok Barat Percepat Proses Perekaman E-KTP

Perekaman E-KTP
KTP : Pindai mata saat perekaman oleh Dukcapil Lobar. (IST FOR RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG-Jelang tahapan pemungutan suara Pilkada Serentak 27 Juni mendatang, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Lombok Barat terus melakukan upaya percepatan perekaman e-KTP. Salah satunya dengan mencanangkan program Gerakan Sadar Administrasi Kependudukan (Gerasak). Gerasak ini memfokuskan penuntasan perekaman di satu desa, baru kemudian beranjak ke desa lain.

Kepala Dukcapil Lobar, Muridun menerangkan, ada tiga desa yang menjadi sampel, yakni Desa Gegerung Kecamatan Lingsar, Desa Karang Bongkot Kecamatan Labuapi dan Desa Jembatan Gantung Kecamatan Lembar.

Dengan Gerasak ini pihaknya berharap dapat lebih fokus dalam percepatan palayanan administrasi kependudukan. Sebab sejauh ini dari target 509 ribu wajib KTP di Lobar, 68 ribu wajib KTP belum melakukan perekaman e-KTP. Keterlambatan perekaman inipun dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari wajib KTP yang mulanya usia 17 tahun kini menjadi 16 tahun. “Kemudian peralatan kita itu-itu saja, maksimal 100 perhari kita bisa rekam, ditambah lagi masing-masing kecamatan yang cuma 50 orang perhari perekaman, itupun masyarakat tergantung ramainya,” jelasnya.

Gerasak ini lanjutnya, merupakan bentuk tindak lanjut dari instruksi Kemanterian Dalam Negeri (Kemendagri). Di mana pada tingkat nasional gerakan tersebut lebih dikenal dengan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (Gisak).

Lebih lanjut terkiat dengan jumlah wajib KTP yang sudah melakukan perekaman dan menunggu pencetakan blanko atau print reading record (PRR), Muridun menyampaikan hingga sejauh ini sebanyak 28 ribu. Pihaknya sendiri mengginginkan agar PRR ini bisa tidak lagi diberlakukan dan dapat dicetak pada hari itu juga. Hanya saja keterbatasan blangko yang membuat hal itu tidak memungkinkan dilakukan. (zul)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut