Duet Zulkiflimansyah-Gede Sakti Dijajaki

Ilustrasi PIlkada NTB

MATARAM—Wacana duet Dr Zulkiflimansyah-Gede Syamsul terus bergulir. Gede Syamsul adalah kader ormas NW sekaligus anggota DPR RI dapil NTB dari Partai Hanura. Namun belakangan potensi duet  Zulkiflimansyah dan Gede Sakti lebih mencuat.

Tim sukses Lalu Gede Sakti, Zainul Fahmi mengakui, pihaknya membangun komunikasi politik dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk menjajaki kemungkinan duet Zulkiflimansyah-Lalu Gede Sakti. ” Duet Zul-Gede Sakti sedang dijajaki,” ucapnya, Senin kemarin (5/6).

Wacana awal dilontarkan  Zulkiflimansyah adalah duet dirinya dengan Gede Syamsul. Namun menurutnya, hal itu sangat terbuka lebar untuk dinegosiasikan. Apalagi mengingat, Gede Syamsul dan Gede Sakti adalah saudara kandung berasal dari ormas NW.

Karena itu, sangat terbuka peluang menjajaki kemungkinan duet Zulkiflimansyah-Gede Sakti dalam kontestasi di pilkada NTB. “Terlebih politik masih dinamis. Semua itu sangat mungkin terjadi,” ujarnya.

Pengamat politik NTB,Lalu  Satriawan Sahak berpendapat, komunikasi politik untuk menduetkan Zulkiflimansyah-Gede Sakti sangat layak untuk terus diwacanakan. Menurutnya, itu sebagai bagian dari proses untuk memecah kebuntuan dalam komunikasi politik di antara para aktor politik. Hingga saat ini belum ada satu calon gubernur pun sudah dipastikan figur calon wakil gubernur akan mendampingi di kontestasi pilkada NTB. “Ini agar komunikasi politik siapa berpasangan dengan siapa tidak berkutat di situ saja,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Nasrudin Segera Rombak Kemenag NTB

Ia pun menilai, ada keinginan duet Zulkiflimansyah-Gede Sakti suatu hal wajar dalam membangun komunikasi politik yang ada. Duet tersebut sangat mungkin terealiasasi.

Zulkiflimansyah merepresentasikan Pulau Sumbawa. Ia pun diusung PKS dan memiliki mesin politik relatif sangat efektif bekerja. Sementara Gede Sakti adalah kader PKB dan berasal dari ormas memiliki jamaah terbesar di NTB dan fanatik.

“Saya kira ini bisa jadi pasangan calon alternatif,” tandasnya.

Ketua DPW PKS NTB, Abdul Hadi menilai, hal sangat wajar dan merupakan bagian dari dinamika politik yang berkembang ada wacana duet Zulkiflimansyah-Gede Sakti. Apalagi mengingat, baik parpol maupun figur masih saling menjajaki siapa berpasangan dengan siapa.

Terlebih, bacagub PKS,  Zulkiflimansyah dipersilakan oleh PKS untuk membangun komunikasi politik dan menjajaki koalisi baik parpol maupun figur bakal digandeng sebagai bacawagub. “Pak Zul  memang kita persilahkan pro aktif membangun komunikasi politik dengan siapapun,” pungkasnya. (yan)