Dubes RI untuk Pakistan Kunjungi NW Pancor

DUBES RI DI PAKISTAN: Dubes RI untuk Pakistan, Iwan Suyudhie Amri saat memberikan sambutan dalam kunjungannya di hadapan para santri NW Pancor, Selasa kemarin (20/10) (GAZALIE/RADAR LOMBOK)

SELONG—Yayasan Pendidikan Hamzanwadi Pondok Pesantren Darun Nahdlatain (YPH PPD) NW Pancor dikunjungi Kedutaan Besar (Kedubes) RI untuk Pakistan , Iwan Suyudhie Amri, Kamis (20/10). Kedatangan Dubes RI untuk menjalin silaturrohmi, sekaligus meneruskan jalinan kerjasama Pakistan dengan Indonesia, khususnya dengan yayasan pendidikan NW Pancor dalam  bidang pendidikan.

Dalam kunjunganya itu, ia juga mengajak langsung media televisi dari Pakistan untuk meliput bagaimana keberlangsunga kerukunan dan toleransi di tengah keberaneka ragaman suku, budaya, dan agama.

Kedatangan Dubes RI untuk Pakistan ini juga disambut langsung Rektor Universitas Hamzanwadi, Dr. Hj. Siti Rohmi Djalilah. Sementara Gubenur NTB, TGH. M Zainul Majdi berhalangan hadir, dan diwakili Sekda NTB, Rosiady Sayuti. Ratusan santri yayasan tersebut memenuhi lokasi kegiatan yang berlangsung di Aula Birul Walidain.

Sekda NTB yang juga tokoh NW, Rosiady Sayuti mengatakan, tingkat toleransi di Indonesia, khususnya di Lombok begitu dikagumi. Meski didalamnya hidup beragam etnis, suku, budaya dan agama, namun bisa hidup dengan rukun. Beda dengan Pakistan yang tingkat toleransinya masih kurang.

Dijelaskan, yayasan pendidikan yang ada di NW Pancor telah didirikan sejak puluhan tahun lalu oleh Pendirinya, TGKH. M. Zainuddin Abdul Majid. Sosoknya merupakan tokoh yang pertama kali mendirikan lembaga pendidikan wilayah Indonesia bagian timur. Dan jumlah santri di yayasan NW Pancor mencapai 15 ribu lebih.

“Dengan kunjungan Dubes RI Pakistan ini, mudahan ada santri NW Pancor yang bisa melanjutkan pendidikannya ke Pakistan. Kerjasama ini supaya bisa ditindak lanjuti oleh Kedubes,” harapnya.

Kedubes  RI untuk Pakistan, Iwan Suyudhie Amri, mengaku sangat bersyukur mendapatkan kesempatan bersilaturahmi ke Lombok, khususnya ke yayasan NW Pancor. Tujuan kedatangan mereka lanjutnya, untuk menjalankan tugas sebagai Kedubes dalam meningkatkan saling pengertian dan pehamaman  antara warga Indonesia dengan Pakistan.

Terlebih lagi Kedua negara ini kata Amri, dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia. “Makanya kami ajak media Pakistan untuk melihat keberaneka ragaman di Indonesia, khususnya di Lotim dan beberapa daerah lainnya,” terangnya.

Dari sejumlah daerah yang dikunjungi, salah satu yang dipilih Lombok. Ini dengan tujuan untuk mengetahui Indonesia yang sebenarnya, khususnya wilayah Timur yang dikenal sejuk, relijius, dan penuh ketenangan. Apalagi Lombok saat itu begitu di kenal negera luar dengan parwisatanya yang sangat indah, bahkan berhasil meraih  pengharagaan internasional, the best halal tourism”. “Mudahan ini bisa menjadi cerita untuk negara Pakistan,” tutupnya. (lie/adv)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid