Dua TKI Asal Lotim Meninggal di Malaysia

MENINGGAL : Proses pemulangan jenazah TKI asal Mamben Lauk Kecamatan Wanasaba dari Malaysia, Jumat (12/2) lalu. (Ist for Radar Lombok)

SELONG – Di awal tahun ini, ada dua  orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Lombok Timur yang meninggal dunia saat bekerja di Malaysia. Masing-masing TKI asal Desa Kembang Kerang Daya Kecamatan Aikmel, dan dari Mamben Lauk Kecamatan Wanasaba. Berdasarkan data awal tahun Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans ) Lotim, keduanya meninggal dunia karena sakit dan kebetulan berstatus tidak resmi alias ilegal.” Di awal tahun ini dua yang meninggal. Meski statusnya ilegal, tapi  tetap kita tangani untuk proses pemulangannya,” jelas Kepala Disnakertrans Lotim, H. Supardi, kemarin.

Berkaitan dengan kasus TKI meninggal  terutama di Malaysia setiap tahunnya memang selalu ada. Namun jelas Supardi, jika yang meninggal statusnya ilegal, maka yang bersangkutan tidak mendapat jaminan sosial. Beda halnya dengan TKI resmi, apa yang menjadi hak mereka akan dipenuhi oleh pemerintah. Entah itu jaminan sosial berupa santunan dari perusahaan tempat mereka bekerja. “Kalau dari kita sih hanya bantu fasilitasi pemulangannya saja,” singkatnya.

Selain itu ada ratusan TKI asal Lotim yang dipulangkan oleh Pemerintah Malaysia . Mereka dipulangkan karena telah habis kontrak kerja mereka. Termasuk juga karena kondisi pandemi Covid-19. Bahkan sampai sekarang ini Pemerintah Malaysia masih menutup pintu masuk bagi TKI. (lie)