Dua Siswa Tidak Ikut UNBK di Loteng

SERIUS: Siswa SMKN 1 Praya Tengah sedang mengikuti jalannya UNBK, Selasa kemarin (4/4) (Apenk/Radar Lombok)

PRAYA—Di hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Lombok Tengah (Loteng) ada dua siswa yang tidak ikut ujian. Pertama, karena menikah dan yangkedua karena ikut orangtuanya pindah ke luar daerah.

“Jumlah siswa kita yang ikut dalam UNBK sebanyak 398 orang.  Jumlah ini terpaksa kurang saat pelaksanaan UNBK karena ada yang menikah dan ikut orangtuanya,” kata Kepala SMKN 1 Praya Tengah, Khaerul Akhmad, Selasa (4/4).

[postingan number=3 tag=”unbk”]

Tidak ikut sertanya dua orang siswa ini praktis membuat jumlah peserta UNBK berkurang menjadi 396 orang. Untuk siswa yang menikah, jelasnya, dipastikan tidak masuk dalam Daftar Nama Tetap (DNT) Ujian Nasional, sedangkan siswa yang ikut orang tuanya, masuk dalam DNT.

“Siswa yang ikut orang tuanya, namanya tetap ada di absensi, sebab dia ikut orang tuanya pisah rumah ke luar daerah,” akunya.

Selama proses UNBK di sekolah ini, pihaknya telah menyiapkan 6 ruangan. Dengan jumlah komputer sebanyak 146 buah. Dari jumlah tersebut di atas, 40 persen itu merupakan hasil rakitan dari siswa.  “Dari jumlah komputer yang sudah disiapkan, 40 persen itu merupakan hasil rakitan siswa, setelah diuji dan layak dipakai, akhirnya hasil rakitan siswa itu kita pakai dalam UNBK ini,” akunya.

Di SMKN 1 Praya Tengah, lanjutnya, ada jurusan perakitan. Praktis, untuk menguji kemampuan siswa pihaknya telah meminta untuk melakukan perakitan. Dari hasil tersebut, tahun ini bisa dimanfaatkan. “UNBK di SMKN 1 Praya Tengah, kalau tidak salah dua kali kita sudah lakukan, tahun lalu hanya 10 persen dari hasil rakitan itu kita gunakan, kalau sekarang 40 persen,” tuturnya. (cr-ap)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid