Dua Siswa Asal NTB Masuk Final AHM Best Student Tingkat Nasional

BEST STUDENT HONDA
KOMPETISI : Proses penjurian secara online oleh tim AHM Student tingkat Nasional.

MATARAM – Peserta lomba karya ilmiah Astra Honda Motor (AHM) Best Student asal NTB kembali berkompetisi ke tingkat Nasional. Hal ini diketahui pada unggahan resmi dari akun instagram @sahabat1hati, di mana terdapat 4 siswa asal NTB yang akan kembali mempresentasikan hasil dari gagasan ide kreatifnya dan bersaing dengan puluhan peserta lainnya dari berbagai provinsi di Indonesia.

Untuk Final dilakukan secara online yang akan diikuti oleh para juri ternama berasal dari PT Astra Honda Motor (AHM) Jakarta. Untuk tahun 2021 yang mengusung tema “Satu Hati Meraih Prestasi”.

“Semua punya kelebihan dan keunikannya masing-masing. Setelah melalui penjurian ketat di tahapan seleksi paper tingkat Nasional, akhirnya diumumkan 20 besar peserta yang berhak maju ke tahap seleksi selanjutnya. Dan alhamdulillah dari 4 orang siswa peserta perwakilan asal NTB yang dikirim untuk mengikuti tahap seleksi Nasional, 2 peserta berhasil lanjut ke babak 20 besar tingkat Nasional,” ujar Muh Zainurrohman.

Baca Juga :  AHM Gandeng SMKN 3 Mataram Sinergikan Kurikulum Berbasis Industri

Astra Motor NTB sebagai pembina dan penanggungjawab pada ajang AHM Best Student di wilayah NTB tetap konsisten mendukung para siswa-siswi peserta asal NTB dengan memberikan pelatihan, serta pembinaan hingga final penjurian tiba.  Kompetisi ini memiliki 4 kategori tema, yaitu Program Pendidikan & Kebudayaan, Program Kepedulian Lingkungan & Kesehatan, Program Pemberdayaan Ekonomi/UKM, dan Inovasi Teknologi.

Baca Juga :  Yayasan AHM Salurkan Ratusan Beasiswa Pendidikan

Sebanyak 2 siswa perwakilan NTB yang lolos ke tahap final adalah M Iqbal Taufiqur Rahman asal siswa SMAN 1 Sumbawa dengan kategori kepedulian lingkungan & kesehatan dan Haifa Nisrinnaya, siswa asal SMAN 1 Selong dengan kategori pendidikan dan kebudayaan

“Kami berharap adik-adik kita dapat memberikan hasil yang terbaik melalui ajang bergengsi ini, sehingga perkembangan pendidikan dan pengembangan kreativitas siswa di Indonesia tetap produktif di tengah pandemi,” tutup Oman. (luk)

 

Komentar Anda