Dua Rumah Warga di Karang Baru Wanasaba Ludes Terbakar

TERBAKAR: Dua rumah warga di Dusun Batu Rente, Desa Karang Baru, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur ludes terbakar. (M. GAZALI/RADAR LOMBOK)

SELONG–Kebakaran hebat terjadi di Dusun Batu Rente, Desa Karang Baru, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur, Selasa (4/5) malam.  Kebakaran terjadi sekitar pukul 19.30 WITA tepat ketika warga sedang salat isya dan tarawih.

Kebakaran ini membuat dua rumah warga milik Inaq Inul dan Zulyadain ludes terbakar. Satu unit rumah warga lagi yang berdekatan dari sumber api hanya  mengalami kebakaran ringan. “Pas kejadian semua penghuni sedang salat di masjid. Termasuk juga warga sekitar,” tutur Amaq Eka warga setempat.

Warga sekitar sangat dikagetkan dengan kobaran api hebat yang membumbung tinggi. Melihat kejadian itu warga pun langsung  bergegas berupaya melakukan pemadaman. Tapi karena kondisi cuaca ditambah  rumahnya masih bedek, membuat api dengan begitu cepat merembet. “Kita bersama warga saling bahu membahu  menggunakan peralatan seadanya lakukan pemadaman,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Sembalun Siap Rebut Bintang Selaparang

Proses pemadaman membutuhkan waktu sekitar dua jam lebih dibantu tim pemadam. “Ada dua mobil tangki Damkar yang datang. Tapi pas mobil pemadam datang sudah sekitar 50 persen api telah dipadamkan warga,” terangnya.

Amaq Zainun warga setempat mengatakan, menjelang berbuka  sempat terdengar suara petasan. “Bukan karena korsleting listrik atau ledakan gas. Tiba tiba api muncul,” tutur dia.

BACA JUGA :  Sembalun Hadirkan Berbagai Pilihan Destinasi

Sementara itu korban Inak Inul, shok melihat rumahnya ludes terbakar beserta barang-barang di dalamnya termasuk surat motor dan kartu ATM. “Saya kaget melihat api besar. Soalnya kita semua sedang salat di masjid. Yang ada di rumah hanya cucu saya sedang sakit tapi pas ada api langsung diselamatkan warga. Untuk sementara saya ngungsi ke rumah anak saya,” singkatnya.

Kapolres Lotim melalui Kasubag Humas IPTU Lalu Jaharuddin membenarkan kejadian ini. Pihaknya masih belum melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab utama terjadinya kebakaran. (lie)