Dua Remaja Curi Kotak Amal Masjid untuk Beli Narkoba

Dua Remaja Curi Kotak Amal Masjid
NARKOBA: Dua remaja berinisial DS, 15 tahun, dan IM, 15 tahun, ketika diinterogasi polisi karena diduga melakukan pencurian uang kotak amal masjid di Lingkungan Dayen Peken, untuk membeli narkoba.( DERY HARJAN/RADAR LOMBOK)

MATARAM—Dua remaja berinisial DS, 15 tahun, warga Otak Desa, Kelurahan Dayen Peken, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, dan IM, 15 tahun, warga Lingkungan Tempit, Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, terpaksa berurusan dengan polisi, lantaran diduga telah mencuri kotak amal masjid di Lingkungan Dayen Peken, Kelurahan Deyen Peken, Rabu (26/2) kemarin, sekitar pukul 01.00 Wita.

Aksi kedua remaja itu terekam kamera CCTV, dan kemudian viral di media sosial (Medsos). Saat beraksi mereka berbagi peran, pelaku IM  berperan untuk mengawasi suasana dengan menunggu di atas motornya, sementara DS masuk ke dalam masjid dan mencuri uang yang ada di kotak amal dengan merusak gemboknya. Uang yang berhasil dicuri diperkirakan sekitar Rp 165 ribu. “Karena ada aduan masyarakat, kami kemudian menindaklanjuti dengan mengamankan ke dua pelaku kemarin,” kata Kapolsek Ampenan, AKP Nasrulloh, Jumat (28/2).

Saat ini kata Nasrulloh, pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan sementara terungkap bahwa pelaku bukan kali ini saja mencuri kotak amal. Melainkan sudah sembilan kali di tempat yang berbeda-beda. “Uang hasil pencurian kemudian digunakan untuk membeli narkoba,” bebernya.

Pelaku, kata Nasrulloh sudah mengonsumsi narkoba sejak dua tahun lalu. Akibatnya, pendidikan mereka pun tidak jalan. Pihaknya pun sangat menyayangkan hal itu. Sebab diusianya yang masih anak-anak, pelaku seharusnya fokus untuk belajar guna meraih masa depan yang gemilang. ”Miris sekali. Ini akibat pergaulan bebas,” ucapnya.

Mengingat kedua pelaku masih dibawah umur, maka penanganannya akan dilimpahlkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Mataram. Selain pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa dua buah kotak amal. “Untuk uang hasil pencurian sudah digunakan untuk membeli narkoba. Jadi begitu selesai mencuri, mereka langsung pergi membeli narkoba di Karang Bagu,” bebernya.

Terkait kepada siapa  mereka membeli barang haram tersebut, pihak kepolisian saat ini masih mengembangkan. Hasilnya pun nanti akan dikordinasikan dengan Tim Sat Resnarkoba Polresta Mataram, guna proses selanjutnya. (der)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid