Dua Pelajar Abian Tubuh yang Hanyut, Terapung di Pantai Ampenan dan Bangko Bangko

Kedua perlajar yang hilang ditemukan terapung di Pantai Ampenan, Sabtu (6/11/2021). (IST/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Sebanyak 4 orang asal Lingkungan Karang Bata, Kelurahan Abian Tubuh Baru, Kota Mataram dilaporkan hanyut di sungai Tibu Atas, Dusun Batu Asak, Desa Buwun Sejati, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Kamis (4/11/2021).

Pada hari itu juga, ditemukan dua orang yakni Ahmad Masyuri Hidayat (18) dan Umam. Ayat meninggal di Puskesmas Suranadi setelah mendapatkan perawatan. Sementara Umam selamat. Kemudian Deni Erik Sandi (17) dan Ande Firmansyah (17) dinyatakan hilang.

Pencarian pun dilanjutkan Jumat (5/11/2021), namun belum membuahkan hasil. Hingga akhirnya Sabtu (6/11/2021) pukul 07.30 WITA pagi ini ada informasi ditemukannya dua mayat yang terapung di Pantai Ampenan, tepatnya di Lingkungan Bintaro Jaya, RT 04, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan.

BACA JUGA :  Polsek Narmada Gerebek Pabrik Berem Keru

Saksi Ahmad Awaludin (36) nelayan Bintaro menerangkan, pada saat itu dirinya sedang memancing. Tidak lama kemudian melihat seseorang dalam keadaan sudah meninggal dunia dengan jenis kelamin laki-laki dengan keadaan mengapung dan dalam posisi telungkup. Saksi melihat mayat korban sudah membengkak.

Tidak lama kemudian datanglah Tim SAR Gabungan bersama pihak keluarga. Sapari (39) warga Abian Tubuh Baru (paman korban) yang ikut mengevakuasi membenarkan bahwa mayat itu adalah keponakannya Deni Erik Sandi.

BACA JUGA :  Pedagang Pantai Ampenan Tidak Ingin Pindah

Kemudian pada saat evakuasi di laut didapati lagi informasi dari nelayan bahwa ada mayat terapung lagi yang lokasinya cukup jauh dari lokasi yakni Pantai Bangko-Bangko, Sekotong, Lombok Barat. Mayat ini adalah Andre Firmansyah, korban yang dicari.

Selanjutnya oleh Tim SAR Gabungan mengevakuasi kedua mayat menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat untuk kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. (RL/der/ami)