Dua orang Meninggal, 21 Kasus Baru Positif Corona

UPDATE : Data peta perkembangan Covid-19 di NTB tanggal 19 Oktober 2020.

MATARAM – Tren kasus kematian terus bertambah setiap hari, begitu juga dengan tambahan kasus baru positif Covid-19 di NTB.

Data Gugus Tugas Provinsi NTB kembali mencatat dua tambahan kasus meninggal dunia pada Senin (19/10), sementara tambahan kasus baru positif sebanyak 21 orang. Penambahan dua kasus kematian baru, yakni pasien nomor 3483 atas nama N, laki-laki, usia 65 tahun penduduk Desa Gapuk, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur. Satu lagi pasien nomor 3747 atas SR, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Desa Beleke, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat.

Sedangkan tambahan 21 orang kasus baru positif tersebut, diketahui telah pemeriksaan 185 sampel di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD dr R Soedjono Selong, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium TCM RS HL Manambai, Laboratorium TCM RSUD Praya dan Laboratorium TCM RSUD Dompu, dengan hasil 160 sampel negatif empat sampel positif ulangan, dan 21 sampel kasus baru positif Covid-19. Rinciannya, Mataram dua orang, Lombok Barat tujuh orang, Lombok Tengah tiga orang, Lombok Utara satu orang. Selanjutnya Sumbawa orang satu orang, Sumbawa dua orang, Dompu satu orang dan Kabupaten Bima empat orang.

Pada hari yang sama juga masih terdapat tambahan 10 pasien selesai isolasi dan dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah melalui tahapan uji swab dua kali negatif. Rinciannya, dari Mataram satu orang, Sumbawa Barat dua orang, Kabupaten Bima empat orang dan Kota Bima dua orang. “Dengan adanya tambahan 21 kasus baru terkonfirmasi positif, 10 tambahan sembuh baru, dan dua kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (19/10/2020) sebanyak 3.748 orang, dengan perincian 3.023 orang sudah sembuh, 213 meninggal dunia, serta 512 orang masih positif,”jelas Sekretaris Daerah (Sekda) selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi melalui press release pada Senin malam.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah kasus suspek sebanyak 12.090 orang dengan rincian 283 orang (2%) masih dalam isolasi, 114 orang (1%) masih berstatus probable, 11.693 orang (97%) sudah discarded. Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 29.144 orang, terdiri dari 2.622 orang (9%) masih dalam karantina dan 26.522 orang (91%) selesai karantina. Sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 89.064 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.438 orang (2%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 87.626 orang (98%).

Gita kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu mengutamakan kesehatan dan melaksanakan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19 dalam setiap aktivitas. Untuk bisa tetap produktif dan aman di tengah pandemi ini, maka protokol kesehatan ini wajib diterapkan secara disiplin oleh seluruh warga masyarakat. “Kita tidak boleh lengah dan kendor dalam melakukan pencegahan dan proteksi terhadap diri sendiri maupun orang lain,”imbaunya.

Caranya sangat sederhana, katanya, yakni dengan selalu menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, jaga jarak, rajin cuci tangan dengan sabun serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat sebagai gaya hidup baru. “Insya Allah dengan upaya sederhana ini kita bisa tetap produktif dan aman ditengah pandemi ini. Dan jika mengalami gangguan kesehatan segera hubungi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan sesegera mungkin,”sambungnya seraya mengingatkan. (sal)