Dua Orang Meninggal, 16 Orang Kasus Baru Positif Covid-19

UPDATE : Peta data perkembangan Covid-19 tanggal 18 November 2020.

MATARAM-Pandemi Covid-19 hingga saat ini belum sepenuhnya bisa dikendalikan.

Pasalnya setiap hari masih ditemukan kasus baru positif di NTB yang disertai adanya kasus baru meninggal dunia, meski terjadi pula tambahan pasien sembuh dari Covid-19.
Data Gugus Tugas Provinsi NTB pada Rabu, (18/11) tercatat tambahan kasus baru sebanyak 16 kasus. Tersebar di enam kabupaten kota yakni Mataram dua kasus, Lombok Barat satu kasus, Lombok Tengah juga satu kasus, Lombok Timur tiga kasus, Sumbawa tujuh kasus dan kabupaten Bima tiga kasus. Hal ini diketahui setelah pemeriksaan 176 sampel di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD dr. R. Soedjono Selong, dan Laboratorium TCM RSUD HL Manambai Abdulkadir,  dengan hasil 155 sampel negatif, lima sampel positif ulangan, dan 16 sampel kasus baru positif Covid- 19.

Pada hari yang sama juga terdapat dua orang pasien positif Covid-19 dinyatakan meninggal dunia meski sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Keduanya yakni pasien nomor 4500 atas nama S, perempuan, usia 67 tahun, penduduk Desa Empang Atas, Kecamatan
Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Pasien memiliki penyakit komorbid. Pasien nomor 4383 atas nama MSA, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk Kelurahan Karijawa, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Pasien memiliki penyakit komorbid.

Sementara pada hari yang sama juga terdapat 14 orang tambahan pasien  selesai isolasi dan dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah melalui tahapan uji swab dua kali negatif.  Rinciannya, dari Mataram dua orang, Lombok Timur tiga orang, Sumbawa tujuh orang dan Kota Bima dua orang. “Dengan adanya tambahan 16 kasus baru terkonfirmasi positif, 14 tambahan sembuh baru dan dua kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (18/11/2020) sebanyak 4.517 orang, dengan perincian 3.721 orang sudah sembuh, 241 meninggal dunia, serta 555 orang masih positif,” jelas Sekretaris Daerah (Sekda) selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi melalui press release pada Senin malam.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah kasus suspek sebanyak 12.926 orang dengan perincian 313 orang (2,4%) masih dalam isolasi, 49 orang (0,4%) masih berstatus probable, 12.564 orang (97,2%) sudah discarded. Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 34.954 orang, terdiri dari 2.621 orang (7%) masih dalam karantina dan 32.333 orang
(93%) selesai karantina. Sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 92.439 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.176 orang (1%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 91.263 orang (99%).

Sekda menyadari hingga hari ini penambahan kasus baru Covid-19 masih terus terjadi. Oleh sebab itu pihaknya mengimbau kepada warga NTB untuk tetap menjaga kewaspadaan terhadap virus ini dengan menerapkan 3M dan 1T, yakni mamakai masker, mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, menjaga jarak minimal dua meter serta tidak berkerumun dan menjauhi keramaian. “Mari kita sayangi dan saling menjaga keselamatan diri
kita dan orang-orang disekitar kita. Mari kita doakan juga saudara- saudara kita yang sedang berjuang untuk sembuh dari Covid-19. Jauhkan stigma negatif, kita bersama pasti bisa beradaptasi dengan tatanan kehidupan baru serta optimis dapat keluar dari ujian wabah ini. Dengan cara demikian, Insya Allah kita bisa tetap aman dan produktif di tengah pandemi Covid-19 ini,”katanya.(sal)