Dua Kapal Pesiar akan Bersandar di Gili Mas

Baharudin (Fahmy/Radar Lombok)

GIRI MENANG – Dua kapal pesiar akan bersandar di Pelabuhan Gili Mas, saat event MotoGP berlangsung Maret mendatang. Dua kapal pesiar ini sekaligus menjadi hotel terapung untuk wisatawan yang akan menyaksikan MotoGP.

General Manager PT Pelindo, Baharudin, menjelaskan, berdasarkan koordinasi Pelindo dengan KSOP, pemerintah daerah maupun operator kapal Pelni, sangat mendukung event MotoGP. Akan ada dua kapal yang akan bersandar.” Hasil koordinasi kita, dua kapal akan kita sandarkan dan menjadi hotel terapung,” kata Baharudin.

Ia menjelaslan, bahwa kapal yang akan bersandar di Gili Mas ini masing-masing memiliki kapasitas hingga 2000 orang. Kedua kapal ini akan masuk ke pelabuhan sekitar tanggal 16 Maret.  “ Kapal pesiar yang akan kita sandarkan rata-rata berkapasitas dua ribu orang,” tegasnya.

BACA JUGA :  Mayat Bayi Dibuang di Pinggir Jalan, Ada Pesan Minta Tolong

Fasilitas pendukung lainnya seperti sanitasi dan air bersih sudah disiapkan. Air yang disiapkan sekitar 1.000 ton per hari. Selain kapal pesiar, Bahar juga membeberkan rencana ada sekitar 35 hingga 50 kapal Pinisi yang juga dijadwalakan akan berlabuh di Gili Mas.

Di lain kesempatan, Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid, menyambut baik rencana tersebut. Ia meminta semua pihak mendukung promosi yang positif, baik itu atraksi mau pun promosi destinasi wisata yang ada di Lombok Barat.

Agar kesempatan ini dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan Lombok Barat secara lebih luas kepada para wisatawan. “Apalagi di Gili Mas akan ada dua kapal pesiar yang akan sandar, karena di Lombok ini kita kekurangan kamar. Jadi mereka akan nginap di atas kapal, momentum ini harus bisa kita manfaatkan, tegasnya di Senggigi.

BACA JUGA :  Dana Penanggulangan Kekeringan Lobar Hanya Rp 3 Juta

Ia menyebut masih banyak kemungkinan akan ada titik lain di Lombok Barat yang bisa menjadi lokasi alternatif penginapan para wisatawan. “ Artinya kemungkinan titik-titik lain yang akan ditempati penonton MotoGP ini akan bertambah,” ungkapnya.

Sehingga banyak hal yang bisa dimanfaatkan untuk dioptimalkan oleh masyarakat. Seperti kuliner, transportasi, hingga oleh-oleh unggulan. Ia mengasumsikan skala perhelatan MotoGP ini empat kali lebih besar dibandingkan dengan WSBK. Sehingga ia berharap para para pelaku wisata dapat menangkap peluang tersebut.(ami)