Dua Desa di Kilo Dilanda Banjir

RUSAK PARAH: Beginilah kondisi tanaman jagung petani di Desa Kramat setelah diterjang banjir, Kamis (12/1) lalu.

DOMPU-Dua desa di Kecamatan Kilo diterjang banjir, Kamis (12/1). Banjir yang terjadi sekitar pukul 16.30 Wita itu melanda Desa Kramat dan Malaju.

Kepala Desa Kramat, Usman M Ali kepada Radar Dompu mengungkapkan, banjir berasal dari luapan Sungai Dusun Enca. Terjadi setelah hujan lebat melanda wilayah setempat sekitar satu jam.

Akibat banjir itu, sejumlah rumah warga digenangi air. Sekitar delapan hektare tanaman jagung rusak parah. "Lokasi terparah di sepanjang sungai. Yakni wilayah Dusun Enca dan Nanga Fanda," sebutnya.

[postingan number=3 tag=”banjir”]

Dia berharap, selain bantuan tanggap darurat, pemerintah juga memberikan bantuan khusus bagi pemilik lahan jagung yang diterjang banjir. Baik berupa bibit maupun bantuan untuk biaya penanaman ulang.

Pascabanjir itu, BPBD Dompu langsung meninjau lokasi, kemarin. Sekaligus memberikan bantuan tanggap darurat kepada warga. "Bantuan yang kita berikan berupa makanan siap saji dan pakaian," ungkap Kepala BPBD Dompu, Drs Imran.

Hasil peninjauan kedua lokasi banjir, diakui Desa Kramat yang terparah. Sementara di Desa Malaju kata dia, banjir tidak sampai menggenangi rumah warga. "Banjir di Malaju tidak begitu parah. Hanya tanaman jagung di pinggir sungai itu saja yang rusak," pungkasnya. (fir)