Dua Desa di Dompu Terendam Banjir

BANJIR :Rumah warga diwilayah kecamatan Kempo terendam banjir akibar luapan air sungai Soridumu pada Sabtu (28/11/2020).(ist)

MATARAM–Hujan deras yang mengguyur wilayah Dompu mengkibatkan belasan rumah terendam banjir akibat luapan air sungai Soridumu pada Sabtu (28/11/2020).

Kepala Seksi Penyelamatan dan Evakuasi Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB, Ibrahim Kurniawan mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima, pada pukul 13.45 Wita telah terjadi hujan deras yang membuat luapan air sungai Soridumu. Belasan rumah di Desa Songgajah dan Desa Tolokalo Kecamatan Kempo rumah terendam banjir.  “Akibat derasnya curah hujan yang mengguyur di sekitar dua desa di kecamatan Kempo selama kurang lebih 50 menit mengakibatkan belasan rumah di Dusun Ruhu Ruma Desa Songgajah terendam air setinggi lutut orang dewasa,” terangnya sesuai laporan dari BPBD Dompu yang diterima Sabtu malam.

Sungai buatan di Dusun Ruhu Ruma Desa Songgajah dan parit di Desa Songgajah tidak dapat menampung air sehingga sebagian besar air muluap ke jalan bahkan masuk ke pekarangan maupun rumah warga. Guna mengantisipasi dampak yang ditimbulkan atas kejadian tersebut, katanya, pada pukul 14.25 Wita,  Babinsa Desa Songgajah, Serma Irwan, bersama Babinkamtibmas tiba di lokasi didampingi Kapala Desa Songgajah M. Noor Karim, membantu warga membersihkan beberapa sampah yang menumpuk di jalan maupun di selokan agar aliran air dapat mengalir dengan lancar. “Pukul 15.10 Wita debit air mulai berkurang sehingga jalan raya lintas Calabai Dompu dapat dilalui oleh kendaraan. Sampai dengan pukul 17.30 Wita situasi terpantau aman dan lancar,”katanya.

Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan atas bencana tersebut, tetapi akibat luapan air Sungai Soridumu, mengkibatkan kerugian, diantaranya dua deker di Dusun Ruhu Ruma Desa Songgajah  jebol. Kemudian, tercatat 13 rumah terendam banjir di Dusun Ruhu Ruma. “Dari 13 rumah 5 diantaranya masih terendam banjir,”ungkapnya. (sal)