Dua Anggota Dewan Lobar Di-PAW

PARIPURNA: Saat sidang paripurna DPRD Lombok Barat kemarin, pimpinan membacakan SK PAW dua anggota dewan dari Partai Berkarya. ( Fahmy/ Radar Lombok)

GIRI MENANG – Dua Anggota DPRD Lombok Barat dari Partai Berkarya, Thantowi Anshori dan Bangbang Kholid kena PAW. Keduanya diganti oleh kader Berkarya yang lain. PAW terhadap keduanya adalah imbas dari perseteruan antar kubu di dalam partai ini.

Kepastian PAW disampaikan Wakil Ketua DPRD Lobar Imam Kafali saat sidang paripurna Rabu (28/12). Imam membacakan surat yang masuk dari Setda NTB berupa SK Gubernur NTB terkait pemberhentian kedua anggota DPRD tersebut.” Seperti ketentuan tata tertib sidang paripurna, kami akan membacakan surat yang masuk ke DPRD dari Gubernur NTB,” terang Imam di hadapan anggota yang hadir.

Baca Juga :  Petahana KPU dan Bawaslu NTB Bersaing Ikut Seleksi

Surat tersebut bernomor : 120/598/PemdanOtda/2022 tertanggal 26 Desember 2022. Isinya menerangkan terkait Pemberhentian Antar Waktu untuk kedua anggota dewan Lobar itu sesuai usulan Partai Berkarya yang ditindaklanjuti DPRD dan Bupati Lobar. Bahkan di dalamnya diterangkan nama calon anggota DPRD dari Partai Berkarya yang mengantikan keduanya. Thantowi Anshori diganti oleh Zulfuadi untuk sisa masa jabatan 2019-2024. Sementara Bangbang Kholid diganti Rini Mariani.

“ Surat itu sifatnya mendesak,” terangnya. Surat telah ditembuskan ke Bupati Lombok Barat, Ketua KPU Lobar, Ketua DPW Berkarya NTB serta para pihak yang bersangkutan.

Baca Juga :  Rohmi Ajukan Pengunduran Diri Ketua NasDem NTB?

Sebelumnya, DPW Berkarya NTB versi Muchdi PR yang sah di Kemenkum HAM melayangkan usualan PAW kepada ketua DPRD Lobar atas kedua anggota DPRD itu. Partai beralasan yang bersangkutan sudah tak mengikuti AD/ART Partai sesuai kepengurusan yang sah. Usulan itu lantas ditindaklanjuti DPRD Lobar dengan berkonsultasi ke KPU Lobar, baru mengirim rekomendasi kepada Bupati Lobar yang dilanjutkan ke Gubernur NTB.

Kemudian di lain pihak, dua anggota DPRD Lombok Barat yang diberhentikan itu melakukan gugatan ke pengadilan. Dimana Bupati Lombok Barat dan Ketua DPRD Lombok Barat menjadi tergugat.(ami)

Komentar Anda