DPD Demokrat NTB Solid Dukung AHY

Zainul Aidi (DOK/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Adanya upaya pihak luar yang ingin mengudeta kepengurusan DPP Demokrat yang disampaikan Ketua Umum DPP Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ditanggapi oleh DPD Demokrat NTB.

Sekretaris DPD Demokrat NTB Zainul Aidi menegaskan, Demokrat baik di DPD dan DPC se-NTB tetap solid dan loyal terhadap kepemimpinan AHY sebagai Ketum DPP Demokrat. “Pengurus dan kader di NTB tetap solid dan loyal terhadap Ketum AHY,” tegas mantan Dirut PT GNE ini, Selasa (2/2) kemarin.

Bahkan, pengurus partai di NTB, baik di DPD dan DPC kabupaten/kota sudah membuat pernyataan tertulis dan ditandatangani di atas meterai menyatakan tetap setia dan loyal terhadap Ketum AHY. “Surat pernyataan itu sudah kita kirim ke DPP,” ungkapnya.

Dia memastikan hingga saat ini tidak ada upaya dari pihak yang ingin mengudeta AHY; yang masuk dan membangun komunikasi politik dengan jajaran pengurus Partai Demokrat di NTB. Ditegaskan, Partai Demokrat di NTB akan melawan siapapun yang ingin mengacaukan Partai Demokrat dan mengudeta AHY. “Sejauh ini saya pastikan tidak ada pihak-pihak yang ingin mengudeta AHY sudah masuk dan berkomunikasi dengan pengurus dan kader di NTB. Karena kami di NTB solid dukung Ketum AHY,” paparnya.

Menurutnya, Partai Demokrat di NTB mendukung sepenuhnya langkah Ketum AHY yang langsung merespons adanya upaya kudeta itu dengan menyampaikan ke publik dan bersurat meminta klarifikasi resmi dari Presiden Joko Widodo terkait adanya lingkaran istana terlibat dalam rencana kudeta itu. “Kami dukung langkah Ketum AHY,” imbuhnya.

Terpisah, Koordinator Divisi Perhubungan dan Komunikasi DPD Demokrat NTB Junaidi Kasum menegaskan bahwa kader Partai Demokrat di NTB tetap solid mendukung AHY.

Ia pun mengingatkan agar jangan ada oknum pengurus maupun kader di NTB yang menumpangi persoalan di DPP tersebut. Ia khawatir ada oknum pengurus dan kader menumpangi kasus yang terjadi di DPP dengan mendiskreditkan dirinya sebagai pemecah. “Kita solid dan loyal dukung Ketum AHY,” papar pria asal Sumbawa ini.

Adapun kritikannya terhadap Ketua DPD Demokrat NTB TGH Mahally Fikry didasarkan kepada kecintaan dirinya sebagai kader, tidak ada sangkut paut persoalan adanya upaya kudeta terhadap Ketum AHY. “Tidak ada sangkut paut dengan persoalan DPP,” tegasnya.

Selain itu, persoalan yang terjadi di DPP, jangan sampai dijadikan alat pembenar oleh oknum pengurus dan kader di NTB, dengan menyatakan adanya pemecah belah di NTB. (yan)