DP Mulai Rp 1 Jutaan, Mudahkan Petani Miliki Motor Honda

PENJUALAN : Salah seorang sales sepeda motor Honda pose bersama All New Honda Scoopy. ( IST/ RADAR LOMBOK )

MATARAM – Menjelang akhir tahun 2020 yang tinggal menghitung hari, Astra Motor NTB kembali memberikan program spesial khusus untuk konsumen setianya. Bagi konsumen Honda yang berprofesi sebagai petani, kini miliki motor Honda makin mudah. Cukup uang muka atau down peament (DP) mulai Rp 1 jutaan, maka motor Honda idaman siap untuk dibawa pulang.

Program ini merupakan rangkaian dari program ‘DealSember’ yang merupakan program bulanan yang dikeluarkan Astra Motor NTB, selaku Main Dealer sepeda motor Honda di wilayah NTB.

“Program spesial Petani ini berlaku hingga 31 Desember 2020 di seluruh Dealer Honda di NTB,” kata Marketing Sub.Dept Head Astra Motor NTB Kresna Murti Dewano, Minggu (27/12) .

Kresna menjelaskan, program spesial petani ini diberikan untuk kemudahan bagi konsumen yang ingin memiliki motor Honda sebagai moda transportasi membantu mobilitas dari hasil panen mereka. Petani merupakan mata pencaharian yang masih banyak digandrungi oleh masyarakat lokal, khususnya di Pulau Lombok dan Sumbawa. Untuk itu Astra Motor NTB memberikan kemudahan bagi konsumen yang berprofesi sebagai petani untuk dapat memiliki motor Honda favoritnya dengan DP mulai dari Rp 1 jutaan untuk Honda Revo Fit dan Honda BeAT.

“Selain DP ringan ini, bagi pembelian Honda BeAT akan mendapatkan jaket secara gratis tanpa diundi,” ujar Kresna.

Untuk menikmati program spesial petani ‘DealSember’ ini sangat mudah. Konsumen cukup berkunjung ke Dealer Honda terdekat dan pembelian secara kredit melalui finance FIF. Sertakan KTP diri dan pasangan (suami/istri), kartu keluarga, slip gaji dan bersedia untuk di survey. Bagi konsumen yang ingin melakukan pembelian secara online juga dapat melalui Hotline NTB dinomor 081-917-90-8000.

“Segera manfaatkan kesempatan khusus ini untuk kemudahan dalam memiliki motor Honda impian. Program ini berlaku di seluruh Dealer Honda wilayah NTB sampai dengan 31 Desember 2020,” tutup Kresna. (luk)