Dompu Penyumbang Angka Tertinggi Kasus Baru Positif

UPDATE : Data peta perkembangan Covid-19 di NTB tanggal 23 September 2020.

MATARAM-Lonjakan kasus baru positif di NTB belum sepenuhnya bisa dikendalikan.

Kasus positif baru terus bermunculan yang disertai penambahan jumlah kasus kematian. Bahkan kasus baru positif kembali melonjak di kabupaten Dompu. Data Gugus Tugas Provinsi NTB terdapat penambahan 39 kasus baru positif pada Rabu (23/9). Hal itu diketahui setelah pemeriksaan 200 sampel di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RSUD dr. R. Soedjono Selong, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark dan Laboratorium TCM RSUD Kabupaten Bima. Hasilnya 157 sampel negatif, 4 sampel positif ulangan, dan 39 sampel kasus baru positif Covid-19.

Kabupaten Dompu lagi-lagi menjadi daerah penyumbang angka kasus baru positif tertinggi sebanyak 20 orang sehari. Sisanya dari Mataram tujuh orang, Lombok Barat satu orang, Lombok Timur delapan orang, Kabupaten Bima dua orang dan Kota Bima satu orang. Hal yang sama juga pernah terjadi lonjakan kasus di Dompu dengan jumlah kasus baru paling tertinggi pada tanggal 18 September lalu sabanyak 36 orang.

Pada hari yang sama kembali bertambah kasus baru kematian sebanyak tiga orang. Dua orang dari Mataram dan satu orang dari Kabupaten Bima. Mereka adalah pasien nomor 3165 atas nama NWP, perempuan, usia 61 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Timur, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Kedua, pasien nomor 3175 atas nama NA, perempuan, usia 38 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Ketiga, pasien nomor 3026, an. AA, laki-laki, usia 80 tahun, penduduk Desa Rabakodo, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Pasien memiliki penyakit komorbid.

Pada hari yang sama juga terdapat tambahan 20 pasien selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19 setelah melalui tahapan uji swab dua kali negatif. Rinciannya, dari Mataram enam orang, Lombok Barat empat orang, Lombok Timur empat orang, Dompu dua orang dan empat orang pasien sembuh dari luar Provinsi NTB. “Dengan adanya tambahan 39 kasus baru terkonfirmasi positif, 20 tambahan sembuh baru dan tiga kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (23/9/2020)
sebanyak 3.197 orang, dengan perincian 2.499 orang sudah sembuh, 190 meninggal dunia, serta 508 orang masih positif,” jelas Sekretaris Daerah (Sekda) selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Provinsi NTB, Lalu Gita Aryadi melalui press release pada Rabu malam

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah kasus suspek sebanyak 11.444 orang dengan perincian 389 orang (4%) masih dalam isolasi, 91 orang (1%) masih berstatus probable, 10.964 orang (95%) sudah discarded. Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 23.603 orang, terdiri dari 1.834 orang (8%) masih dalam karantina dan 21.769 orang (92%) selesai karantina. Sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 76.271 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 952 orang (2%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 75.319 orang (98%). “Kembali kami himbau kepada seluruh warga, terutama masyarakat kelompok rentan agar lebih waspada dan lebih intens menjaga kesehatannya,”imbaunya. Ketika mengalami gejala ringan, sambungnya, agar lebih dini memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat dan sebisa mungkin untuk sementara waktu tidak berkegiatan di luar rumah. “Jika terpaksa keluar rumah harus benar -benar menerapkan protokol kesehatan yakni memakai masker, menjaga jarak, dan rajin cuci tangan serta tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat,”katanya. (sal)