Dompu Kembali Zona Merah

UPATE : Data peta perkembangan Covid-19 di NTB tanggal 29 September 2020.

MATARAM–Kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 masih terus bertambah disertai tingginya angka kasus kematian, berdampak pada perubahan peta zona penularan.

Data Gugus Tugas Provinsi NTB terdapat penambahan 27 kasus baru positif pada Selasa (29/9). Hal itu diketahui setelah setelah pemeriksaan 170 sampel di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR Klinik Medika Plaza, dan Laboratorium TCM RSUD Bima. Hasilnya 138 sampel negatif, lima sampel positif ulangan, dan 27 sampel kasus baru positif Covid-19.

Kabupaten Dompu kembali menjadi zona merah (risiko tinggi) penularan Covid-19 serta menjadi daerah penyumbang angka kasus baru positif tertinggi sebanyak 11 kasus. Disusul Kota Bima 10 orang. Sisanya dari Mataram empat orang dan dua orang berasal dari luar Provinsi NTB. Lonjakan kasus positif Covid-19 pernah terjadi di Dompu pada tanggal 18 September lalu sabanyak 36 kasus. Dan pada tanggal 23 September lalu sebanyak 20 orang. Maka hingga saat ini total jumlah kasus positif di Dompu sebanyak 156 orang. Rincinannya, enam orang sudah dinyatakan meninggal, sembuh 128 orang dan 22 orang masih positif.

Pada hari yang sama juga terdapat satu orang kasus baru meninggal dunia berasal dari Dompu. “Hari ini juga terdapat penambahan satu kasus kematian baru, yaitu pasien nomor 3210 atas nama R, perempuan, usia 65 tahun, penduduk Desa Potu , Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Pasien memiliki penyakit komorbid,”kata Sekretaris Daerah (Sekda) selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi melalui press release pada Selasa malam.

Sekda juga menyampaikan pada hari yang sama terdapat tambahan 40 pasien selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19 setelah melalui tahapan uji swab dua kali negatif. Terbanyak dari Dompu 31 orang, Mataram lima orang, Lombok Timur dua orang, Sumbawa satu orang dan satu orang pasien sembuh dari luar Provinsi NTB. “Dengan adanya tambahan 27 kasus baru terkonfirmasi positif, 40 tambahan sembuh baru, dan ada 1 satu kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (29/9/2020) sebanyak 3.312 orang, dengan perincian 2.640 orang sudah sembuh, 196 meninggal dunia, serta 476 orang masih positif,”jelasnya.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah kasus suspek sebanyak 11.606 orang dengan perincian 253 orang (2%) masih dalam isolasi, 81 orang (1%) masih berstatus probable, 11.272 orang (97%) sudah discarded. Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 25.036 orang, terdiri dari 2.249 orang (9%) masih dalam karantina dan 22.787 orang (91%) selesai karantina. Sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 77.242 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.034 orang (1%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 76.208 orang (99%).

Sekda juga sangat menyadari bahwa hingga saat ini kasus baru positif Covid-19 masih terus bertambah dengan jumlah kasus kematian yang cukup tinggi di NTB. “Oleh karenanya kita tidak boleh menganggap pandemi Covid-19 yang menjangkiti hampir seluruh wilayah di belahan dunia ini tidak nyata. Kita harus terus waspada dan melaksanakan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas,”terangnya.

“Mari kita sayangi dan saling menjaga keselamatan diri dan orang-orang di sekitar kita. Selalu gunakan masker, menjaga jarak serta rajin mencuci tangan. Mari kita doakan juga saudara-saudara kita yang sedang berjuang untuk sembuh dari Covid-19. Jauhkan stigma negatif, kita bersama pasti bisa beradaptasi dengan tatanan kehidupan baru serta optimis bisa keluar dari ujian wabah ini,”sambungnya.(sal)