Dokumen Kepahlawanan Maulanasyeikh Belum Lengkap

LIBATKAN UNRAM : Kepala Dinas Sosial NTB, H Ahsanul Khalik saat bersama Rektor Unram Prof Sunarpi dan jajarannya membahas pengusulan gelar pahlawan nasional bagi TGKH M Zainuddin Abdul Madjid.

MATARAM – Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, H Ahsanul Khalik mengungkapkan, dokumen-dokumen yang menjadi bukti kepahlawanan TGKH M Zainuddin Abdul Majid masih belum lengkap sampai saat ini. Akibatnya, usulan untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional masih membutuhkan proses panjang.

Dijelaskan, untuk bisa diusulkan menjadi pahlawan nasional maka haruslah ada 3 jenis dokumen yang dimilik. Pertama, dokumen tentang perjuangan Maulanasyekh TGKH M Zainudin Abdul Majnid  dalam bidang  pendidikan. Kedua, dokumen tentang kegiatan  Maulanasyekh  dalam  membangkitkan semangat para  santri dan masyarakat untuk melakukan perlawanan terhadap penjajah. “Lalu dokumen yang ketiga adalah dokumen berupa karya-karya Maulanasyekh dan juga dokumen tentang pandangan berbagai kalangan terhadap kiprah Maulanasyekh,” terang Khalik kepada Radar Lombok, Rabu kemarin (18/1).

Tahun 2017 ini, Khalik sendiri bersama tim akan mengupayakan semua dokumen yang dibutuhkan bisa lengkap. Dengan begitu, bisa segera ada tokoh NTB yang diangkat menjadi pahlawan nasional. “Kita targetkan tahun ini untuk bisa terpenuhi semua dokumen pendukung, Insya Allah itu bisa kita penuhi karena kita yakin semua pihak memiliki keinginan sama, bahwa NTB harus punya Pahlawan Nasional,” ujarnya.

[postingan number=3 tag=”dokumen”]

Untuk mempercepat semua proses tersebut, Khalik bekerja sama dengan semua pihak, terutama dari Universitas Mataram (Unram). Mengingat, Rektor Unram, Prof Sunarpi sangat mendukung dan siap membantu tercapainya gelar pahlawan untuk Maulanasyeikh ini.

Dalam pertemuan dengan pihak Unram, bukan hanya soal gelar kepahlawanan saja. Mencuat juga usulan agar jalan negara dari Kota Mataram sampai Labuhan Lombok diberikan nama jalan Syeikh Zainuddin. “Bagus juga usulan itu, sangat layak untuk ditindaklanjuti,” kata Khalik.

Rektor Unram, Prof Sunarpi menyampaikan, Unram sebagai bagian dari salah satu lembaga pendidikan   di NTB juga berkepentingan agar NTB memiliki tokoh yang merupakan pahlawan nasional. Untuk itu, Unram akan membangun kerja sama dengan rektor  perguruan tinggi lainnya di NTB dan semua pihak untuk mengumpulkan dokumen yang dibutuhkan. Selanjutnya, Unram akan melakukan kajian bersama dengan perguruan tinggi lainnya dan diseminarkan kepada seluruh mahasiswa. “Sehingga naskah akademik tentang perjuangan Maulanasyekh memiliki ketersambungan dengan dokumen yang ada,” ucap Sunarpi.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Sunarpi telah menunjuk salah satu jajarannya di Unram untuk merancang formulasi kajian secara akademis, bersama perguruan tinggi  di NTB. “Nanti WR(Wakil Rektor) III menyiapkan keterlibatan mahasiswa pada seminar-seminar yang diselenggarakan secara  ilmiah,” kata Sunarpi. (zwr)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid