Dokter Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi

EVAKUASI: Petugas kepolisian dan medis dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB, ketika memeriksa dan mengevakuasi mayat korban di Kantor Titian Mas. (IST FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM —Seorang dokter asal Bandung, Provinsi Jawa Barat, bernama Daniel (43), ditemukan meninggal di kamar mandi kantor Titian Mas, Kota Mataram, Selasa (3/11). Ketika pertamakali ditemukan, mayat korban dalam kondisi terlentang, dan di sekelilingnya didapati beberapa alat suntik dan obat insulin. Tak ayal kejadian tersebut sontak mengagetkan masyarakat sekitar.

Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Kadek Adi Budi Astawa yang dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut, , juga membenarkan. “Saat ini jenazah korban sudah diambil pihak keluarga untuk dimakamkan,” ungkapnya, Rabu (4/11).

Terkait penyebab kematian sang dokter, Kadek Adi mengaku belum bisa memastikan. Sebab, pihak keluarga korban menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah korban. Namun yang jelas kata Kadek Adi, berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh pihak Rumah Sakit Bhayangkara, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Informasinya korban ini mempunyai riwayat penyakit diabetes,” jelasnya.

Suntikan dan obat-obatan yang ditemukan di sekeliling korban, diduga digunakan untuk mengobati dirinya sendiri di kamar mandi. Dari informasi yang didapat kepolisian, korban datang ke lokasi sejak Senin malam (3/11), sekitar pukul 21.00 Wita.

Korban datang ke lokasi seorang diri, guna mengambil paket kiriman. Namun sebelum kembali, korban masuk ke kamar mandi, dan setelah itu tak keluar-keluar. Petugas yang ada di kantor Titian Mas pun tak mengetahui jika korban masih ada di kamar mandi, hingga kantor tutup.

Korban baru ditemukan meninggal di kamar mandi pada keesokan harinya sekitar pukul 08.00 Wita. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke polisi, yang langsung datang melakukan pemeriksaan. Tidak berselang lama petugas dari rumah sakit juga dating, untuk selanjutnya mayat korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara. (der)

Komentar Anda