DLHK NTB Berikan Pengharagaan Bagi Desa Peduli Lingkungan

Madani Mukarom
Madani Mukarom

MATARAM – Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi HTB memberikan penghargaan bagi desa – desa NTB yang dinilai berkinerja baik dalam pengelolaan lingkungan hidup.

“Dalam proses pemberian penghargaan ini Dinas LHK Provinsi NTB kolaborasi bersama multipihak yang didukung UNDP Seweden Sverige, merancang kriteria dan indikator penerapan penghargaan desa peduli lingkungan,” kata Kepala Dinas LHK Provinsi NTB Madani Mukarom, Selasa (26/4).

Madani menjelaskan, beberapa beberapa kriteria yang di tetapkan dalam memberikan penghargaan bagi desa- desa di NTB dinyatakan berkinerja baik, yaitu  Desa yang berkinerja Baik dalam perlindungan hutan dan rehabilitasi lahan, Desa yang berkinerja baik dalam pengelolaan persampahan, Desa yang berkinerja baik dalam penanggulangan kebencanaan, Desa yang berkinerja baik dalam pengelolaan wilayah pesisir dan pulau pulau kecil, Desa yang berkinerja baik dalam pembangunan rendah karbon.

BACA JUGA :  DWP Dinas LHK NTB Peringati Hari Bakti Rimbawan

Dari lima kriteria tersebut fokus penilaian diarahkan pada ketersediaan kebijakan di tingkat desa, dukungan anggaran, dukungan fasilitas dan sumberdaya kelembagaan yang ada di desa, serta inovasi dan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program program tersebut di desa.

Rangkaian proses penilaian desa secara umum sudah dimulai sejak bulan 22 Maret hingga 30 Mei mendatang. Dimulai dari tahap sosialisasi, pendaftaran, penilaian portofolio dan penatapan desa terpilih.

BACA JUGA :  Wagub Apresiasi Penghijauan INTI, JMSI, PINTI dan DLHK NTB

Madani menyebut bahwa tujuan dari pelaksanaan program pemberian penghargaan bagi desa terbaik di bidang lingkungan ini adalah diarahkan untuk memacu dan memotivasi pemerintah desa dalam mendukung program – program strategis Pemerintah Provinsi NTB sekaligus juga mendorong perbaikan kualitas lingkungan hidup di masing-masing desa.

Adapun bentuk penghargaan yang diberikan berupa sertifikat penghargaan dan bantuan keuangan dengan total nilai Rp 400 juta yang diperuntukan untuk mendukung inovasi di masing masing desa.

“Kami mengundang seluruh desa yang berada di wilayah NTB untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut,” kata Madani. (luk)