Djohan Daftar di PBB dan NasDem, Sarif Daftar di PBB

Djohan Daftar di PBB dan NasDem
Djohan Sjamsu mendaftar di PBB.( Ist/radar lombok)

TANJUNG–Ketua DPC PKB Kabupaten Lombok Utara (KLU) Djohan Sjamsu, mendaftarkan diri di PBB, Jumat (18/10) lalu. Kemudian berlanjut ke NasDem Sabtu (19/10). Selanjutnya direncanakan ke PAN sore (21/10) ini.

Ditemui ketika mendaftar di NasDem, Djohan menyampaikan, kehadirannya mendaftar sebagai bentuk keseriusan dan keinginan agar NasDem dan PBB mengusungnya di Pilkada 2020. Lebih dari itu, ia ingin mesin politik di dua partai itu juga satu suara, begerak mendukungnya. “Insyaallah kemenangan untuk kita ke depan. Kehadiran saya bisa diterima 100 persen oleh partai. Secara resmi menyerahkan berkas pendaftaran saya,” tegas mantan Bupati KLU pertama ini.

Ia juga berencana daftar di Golkar dan Gerindra. Ia ingin dapat dukungan dari banyak parpol. Untuk bakal calon wakil bupati, ia mengatakan belum. Kendati sudah dikantongi empat hingga lima figur yang berpeluang mendampingi. Tapi itu nanti akan diputuskan bersama parpol koalisi.

Sementara itu Wakil Bupati KLU Sarifudin, diwakili rekannya Abdullah, menyerahkan berkas pendaftaran ke PBB, Minggu (20/10). Untuk penyerahan berkas ke NasDem dan PAN akan dilakukan menjelang penutupan. “Beliau sebenarnya akan hadir tapi karena ada kegiatan mendadak makanya beliau mandatkan ke saya,” ucap kader Gerindra ini.

Ketua DPC NasDem KLU Datu Rahdin Jaya Wangsa mengatakan, Ketua DPC Demokrat KLU Najmul Akhyar, Ketua DPC PKB KLU Djohan Sjamsu, serta Ketua Ketua DPC PPP KLU, Narsudin sudah mendaftar ke NasDem. Namun hanya Narsudin yang daftar bakal calon wakil bupati. Najmul dan Djohan daftar bakal calon bupati. Sementara Wakil Bupati KLU Sarifudin belum ditahu kapan daftar. Apakah daftar sebagai bakal calon bupati atau wakil juga belum ditahu. Yang jelas sudah ambil formulir.

Dia menegaskan, penutupan pendaftaran pada 23 Oktober 2019. NasDem sendiri tak punya kader internal yang maju. Makanya NasDem usung figur luar partai.

Setelah pendaftaran ditutup, berkas pendaftaran akan dibawa ke DPW NasDem NTB untuk diplenokan. Nanti akan ada dua kandidat yang akan diteruskan ke DPP. Tentunya pengerucutan dua kandidat itu mengacu pada  dukungan parpol, elektabilitas, dan komitmen bekerja sama dengan NasDem. “Keputusan akhir ada di DPP,” tandasnya. (flo/yan)