Djarum Foundation BantuAPD ke Rumah Sakit NTB dan Jatim

Djarum Foundation
BAKTI SOSIAL : Peyerahan Bantuan dari Djarum Foundation kepada RSUD Provinsi NTB. (Faisal Haris/radalombok.co.id)

MATARAM – Ditengah pandemi covid-19 Djarum Foundation gelar bakti sosial dalam bentuk memberikan donasi berupa Alat Perlindungan Diri (APD) ke sejumlah rumah sakit guna penanganan pasien virus Corona (Covid-19).

Dimana setelah pada pekan lalu bantuan dikirimkan ke tiga rumah sakit yakni RS Baladhika Husada (Jember), RSUD Dr Soebandi (Jember), dan RSUD Waluyo Jati Kraksaan (Probolinggo).

Kali ini donasi kembali dilakukan dengan sasaran RSUD Provinsi NTB dan RSUD Dr. S. Djatikoesumo (Bojonegoro) yaitu masing-masing rumah sakit tersebut menerima 100 pcs Baju Coverall, sehingga total pemberian APD sebanyak 500 pcs Baju Coverall untuk wilayah NTB dan Jatim

Program Associate Bakti Sosial Djarum Foundation, Legowo Kadri menyampaikan, pemberian bantuan ini merupakan langkah nyata yang dilakukan Djarum Foundation ditengah wabah Covid-19 sebagai upaya membantu tenaga medis dan memutus mata rantai penyebaran dan juga penanganan wabah Covid-19 di Indonesia. Diharapkan, dengan bantuan tersebut membuat para tenaga medis bisa merasa terlindungi ketika menangani para pasien.

“Alat Perlindungan Diri (APD) merupakan kebutuhan utama bagi tenaga medis sebagai garda terdepan yang menangani para pasien Covid-19. Dengan bantuan ini semoga para tenaga medis dapat bekerja optimal dalam menyembuhkan dan juga memutus rantai penyebaran virus Corona di Indonesia,” ujar Legowo, Senin (4/5).

Sementara itu, Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Rudy Djauhari menjelaskan, bantuan yang diberikan ke sejumlah rumah sakit di NTB dan Jawa Timur ini merupakan kelanjutan dari program donasi yang dijalankan Bakti Sosial Djarum Foundation dalam penanganan Covid-19.

Sebelumnya, Bakti Sosial Djarum Foundation bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kudus mendistribusikan perlengkapan APD ke sejumlah rumah sakit diantaranya RS Aisiyah, RS Sunan Kudus dan RSUD Loekmono Hadi.

Selain itu juga, Djarum Foundation juga bekerjasama dengan Ikatan Alumni Universitas Diponegoro menyerahkan bantuan ke RSUP Dr Kariadi Semarang, RS Nasional Diponegoro dan RS Elizabeth Semarang.Bantuan juga turut diberikan ke sejumlah rumah sakit yang berada di DKI Jakarta.

Total hingga saat ini sebanyak 2000 Baju Coverall dan 22 ribu kelengkapan APD lainnya yang meliputi kacamata goggle, Dental Protective Face, Masker N95, Masker Bedah, Sepatu Boot, Sarung Tangan, Penutup Kepala, Vitamin C dan Virus Transportation Media (VTM) telah disumbangkan Djarum Foundation dalam masa pandemi ini.

“Yang saat ini sangat dibutuhkan adalah Baju Coverall, masker dan vitamin bagi para tenaga medis. Mereka harus menjadi prioritas. Mereka ini mempunyai tanggung jawab besar terhadap para pasien namun harus menjaga agar terhindar dari transmisi virus itu sendiri. Dokter dan perawat juga harus mendapatkan alat kesehatan yang memadai,” terang Rudy Djauhari

Penyerahan bantuan APD ke RSUD Provinsi NTB disambut oleh Wadir RSUD Provinsi NTB, dr Rusdhy Hariawan dan jajarannya. Seraya memberikan apresiasi terhadap bantuan yang diberikan Djarum Foundation.

“Alhamdulillah kami juga ucapkan terimah kasih atas bantuan yang telah diberikan dari para donatur. Terlebih kepada Djarum Foundation,” ucapnya.

Menurutnya, bahwa dengan adanya bantuan APD dari para donatur sangat membantu dan pendukung kinerja yang dilakukan oleh para tenaga medis dalam menangani pasien Covid-19. Apalagi saat ini yang paling dibutuhkan adalah APD.

Oleh sabab itu, lanjutnya, menghimbau kepada para donatur yang ingin memberikan bantuan agar bisa terlebih dahulu menghubungi posko Covid-19 RSUD Provinsi NTB untuk bisa dijelaskan apa-apa saja kebutuhan yang dibutuhkan oleh tenaga medis.

“Kita yang sangat di butuhkan saat ini adalah APD karena ini zona merah maka penanganagan terhadap pasien sesuai dengan level dan tetap menggunakan APD setiap menangani pasein,”ucapnya.

Disampaikan juga, bahwa sumbangan yang diberikan oleh para donatur jika kelebihan maka, pihaknya akan mendistribusikan ke Rumah Sakit lainnya yang membutuhkan.

“Kita juga berbagi dengan rumah sakit lain untuk APD. Apalagi jika APD yang kami terima kelebihan dengan yang kami butuhkan. Maka kami akan serahkan juga ke rumah rujukan lainnya di NTB,” tuturnya (sal/*)