Djarum Badminton All Stars, Pebulutangkis NTB Berpotensi Lahirkan Juara

Tantowi Ahmad dan Liliyana Natsir
TERSENYUM: Pebulutangkis Tantowi Ahmad dan Liliyana Natsir tampak tersenyum usai bertanding disalah satu event bergengsi tingkat internasional. (IST/RADAR LOMBOK)

MATARAM—Gelaran Bakti Olahraga Djarum Foundation menujukkan NTB menjadi tuan rumah Djarum Badminton All Stars dan coaching clinic untuk atlet-atlet pemula dan pelatih. Kegiatan itu akan dilaksanakan di Sport Hall Gelanggang Olahraga (GOR) 17 Desember, Mataram pada 9-10 Februari.

Ditunjuknya Mataram NTB menjadi tuan rumah oleh PB Djarum lantaran pebulutangkis yang berasal dari 10 kabupaten/kota mempunyai potensi dibina menjadi atlet dan pelatih. Mereka ini diharapkan bis mengharumkan Indonesia di masa depan. ‘’Ada 200 peserta U10, sampai U12 dan U13 sampai U15 tahun yang berasal dari 10 kabupaten/kota untuk mengikuti coaching clinic yang diselenggrakan oleh PB Djarum bekerjasama dengan PBSI NTB,’’ ucap ketua Event Organiazer (EO) PB Djarum, Tri Ikhsan kepada wartawan, Selasa (6/2).

Coaching clinic itu nantinya langsung diberikan materi oleh pelatihan seperti Christian Hadinata, Lius Pongoh, Sigit Budiarto, Meiliana Jauhari dan Alvian Yulianto. Kemudian untuk pemain legenda yang akan bertanding yakni Edi Hartono, Harianto Ardi, Tri Kusharianto dan Sigit Budiarto. “Djarum Coaching Clinic ini dimaksudkan agar terjadi transfer pengetahuan dan keterampilan bermain bulutangkis dari para legenda dan pelatih PB Djarum dengan para pelatih klub dan atlet. Ini juga sebagai upaya meningkatkan minat masyarakat yang ada di NTB,’’ jelasnya.

Kegiatan coaching clinic itu dibagi menjadi 2 sesi. Diantaranya, U10 sampai U12 pesertanya 100 pemain. Sedangkan U13 sampai U15 tahun pesertanya 100 orang. ‘’Kita harapkan semua Pengcab maupun Pengkot serta klub yang ada di NTB hadir,’’ harapnya.

Pemilihan NTB diajang ini tidak lain karena regulasi dari PB Djarum. Dimana PB Djarum setiap tahun berkunjung untuk melihat potensipotensi atlet bulutangkis. Kegiatan ini tidak lain untuk mencari bakat. Apalagi banyak pemain legenda yang datang langsung melihat anak-anak NTB. “Nanti kita akan ambil atlet NTB jika dilihat oleh pemain legenda bagus untuk dibina satu atau 2 pemain, tanpa melalui tes,’’ terangnya.

Program coaching clinic rutin digelar Djarum Foundation. Sebelumnya, acara serupa pernah berlangsung di Bandung, Palembang, Makassar, Manado. Beberapa daerah lainnya seperti, Tasikmalaya, Purwokerto, Malang, Cirebon, Cilegon, Kudus, Magelang, Jogjakarta, Bogor, Solo, Banyuwangi, Bandar Lampung, dan Gorontalo.

Sementara itu, Ketua PBSI NTB Junaedin Yaman mengatakan, dengan adanya kegiatan All Stars dan coaching clinic ini menjadi salah satu sarana memberikan motivasi kepada pemain bulu tangkis yang ada di NTB. Apalagi pemain legenda dan juara dunia yang telah mengangkat harkat dan martabat Indonesia hadir langsung memberikan ilmu kepada anak-anak NTB. ‘’Persiapan sudah sudah seratus persen. Besok ini sudah jadi lapangan untuk digunakan latihan,’’ akunya.

Dari 200 peserta yang mengikuti coaching clinic nantinya diharapkan ada atlet yang akan dibina langsung oleh PB Djarum. (cr-adi)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut