Ditodong Senpi, Motor Rusdi Disikat Rampok

illustrasi

PRAYA – Sial menimpa Rusdi, warga Kampung Jawa Kelurahan Praya Kecamatan Praya. Motor Honda Beat Streat warna hitam bernopol DR 2351 UH miliknya diembat jambret. Bahkan sebelum motor kesayangannya diembat maling, Rusdi sempat diancam senjata api (senpi).

Aksi pencurian dengan kekerasan yang menimpa korban terjadi sekitar 20.00 Wita, Minggu (17/1), persis di depan rumah tempat tinggal korban di jalan umum Tiwugalih, Kelurahan Tiwugalih, Kecamatan Praya. Akibatnya korban mengalami kerugian sekitar Rp 17 juta. Kasus yang menimpanya ini kemudian dilaporkan ke Polres Lombok Tengah, sesuai laporan polisi nomor : LP/21/I/2021/NTB/Res.Loteng pada 17 Januari 2021.

Informasi yang diterima Radar Lombok, aksi curas ini secara spontan. Waktu itu, Rusdi turun dari motornya hendak membuka gerbang rumahnya. Tiba-tiba saja, seorang pria menyergapnya dan menodongkan senpi di kepalanya. Tapi belum saja Rusdi menoleh, pria itu memukul telingan kirinya menggunakan senpi tersebut hingga terjatuh.

Tak sampai di situ, pria itu juga meminta Rusdi diam tak melawan dengan kembali mendongkan senpinya. Rusdi yang terperanjat panik tak bisa berkutik. Penjahat itu lantas memanfaatkan kebingungan Rusdi dengan menghidupkan kontak motor korbannya. Aksi penjahat ini dipermudah dengan kuci kontak yang masih tertancap di motor Rusdi. Hanya dalam hitungan detik, motor Rusdi sudah tak ada di depan mata. Penjahat itu meninggalkannya dalam kepanikan.

Atas kejadian itu, Rusdi mengalami  kerugian sebesar Rp 17.000.000. Tak cuma itu, telinga korban juga mengalami luka robek. Korban kemudian melaporkannya ke SPKT Polres Lombok Tengah untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Sampai saat ini, petugas masih memburu jambret kelas kakap itu.

Kanit Pidum Reskrim Polres Lombok Tengah, IPDA Putu Titin Rahayu yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya mengaku masih mendalami apa yang menimpa korban. Namun sesuai dengan hasil pemeriksaan korban, pelaku untuk sementara diketahui seorang diri. “Laporan sudah kita terima dan kita masih melakukan lidik. Untuk sementara dari hasil keterangan korban bahwa korban ditodongkan senpi saat mau masuk ke rumahnya dan pelaku mengambil kendaraan korban. Untuk ciri-ciri pelaku masih kita lakukan pendalaman,” ungkap Putu Titin Rahayu, Senin (18/1).

Mantan Kanit PPA Polres Lombok Tengah ini menambahkan, dengan kejadian ini pihaknya meminta kepada masyarakat untuk tetap waspada. Pihak kepolisian juga masih terus aktif melakukan patroli untuk menjaga Kamtibmas agar bisa tetap stabil. “Yang jelas laporan korban sudah kita terima dan pelaku masih lidik,” tambahnya. (met)