Ditinggal Umrah, Banyak Pejabat Keluar Daerah

H. Saeful Ahkam

GIRI MENANG– Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid berangkat umrah. Pemandangan di kantor pemerintahan Lombok Barat di Giri Menang pun berbeda. Sejumlah pejabat eselon II diketahui berada di luar daerah. Diantara pejabat yang keluar daerah adalah Kepala Bappeda H. Baehaqi, Kepala Dinas Perindag Agus Gunawan, Kepala Badan Pendapatan Daerah Hj. Lale Prayatni, Kepala Dinas Dukcapil Muridun dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PU-PR) I Made Arthadana.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Lobar H. Saeful Ahkam yang dikonfirmasi membenarkan kepergian sejumlah pejabat. Namun, dia menegaskan bahwa kepergian para pejabat tersebut adalah untuk melaksanakan tugas daerah. Sekda sendiri ada tugas yang tidak bisa diwakilkan di Kementerian. Sekda berangkat Kamis sore (9/3). “Tetapi saya yakin (Jumat) sore ini sudah pulang,” ungkapnya.

[postingan number=3 tag=”lobar”]

Diterangkan oleh Ahkam, tidak semua pejabat eselon II yang ke luar daerah setelah bupati berangkat umrah. Ada juga yang keluar daerah sejak sebelum bupati berangkat umrah. Misanya Hj. Lale Prayatni yang tengah melakukan Diklatpim. “Beliau berangkat sebelum bupati umrah,” jelasnya.

Izin keluar daerah untuk pejabat eselon II atau setingkat kepala SKPD harus lah seizin bupati. Kemungkinan semua pejabat eselon II yang ke luar daerah sudah mengantongi izin bupati. “Mungkin izin sudah diajukan duluan sebelum bupati berangkat umrah,” jelasnya.

Kepala SKPD katanya, tidak mungkin ke luar daerah kalau sifatnya tidak benar-benar penting. Kalau pun keluar daerah, tidak lama, maksimal tiga hari kalau hanya untuk koordinasi dan konsultasi. Kecuali memang ada agenda lain seperti rapat koordinasi nasional (Rakornas) yang jumlah harinya sudah ditetapkan sedemikian rupa. “Jadi semua punya alasan, bukan untuk main-main. Saat ini pejabat yang standbye di sini adalah para Asisten dan juga beberapa kepala dinas,” jelasnya.(zul)