Ditinggal Komplotan, Nyawa Bambang Nyaris Melayang

maling motor
BABAK BELUR: Wajah Bambang Kuswanto nynyor dihajar warga setelah ditinggal temannya. (ISTIMEWA/RADAR LOMBOK)

PRAYA – Sial menimpa Bambang Kuswanto, 24 tahun, asal Dusun Beleka II Desa Beleke Kecamatan Praya Timur. Nyawa komplotan maling motor ini nyaris melayang saat beraksi di halaman rumah H Abdul Muhyi, warga Dusun Prako Desa Persiapan Prako Kecamatan Janapria.

Bambang sendiri sebenarnya bertugas sebagai joki. Ia kemudian menunggu temannya bernama Seman, 21 tahun, warga Desa Bilelando Kecamatan Praya Timur  selaku pemetik kendaraan. Namun, seman berhasil kabur dengan membawa barang hasil curiannya. Sementara Bambang tak bisa mengelak karena sudah dikerumuni massa.

Aksi yang dilakukan Bambang dan Seman terjadi sekitar pukul 7.30 Wita, Sabtu (7/4). Saat itu,  korban Husniati, 31 tahun, asal Desa Puyung Kecamatan Jonggat sedang mengunjungi orang tuanya H Abdul Muhyi. Husniati memarkir kendaraanya di depan teras rumah orang tuanya.  Dia lantas ke dapur belakang untuk mengambil sarapan.

Dari dalam dapur, Husniati kemudian mendengar gelagat mencurigakan di depan rumah orang tuanya.  Seperti suara motornya dituntun. Curiga dengan suara itu, Husniati lantas menengok lewat jendela rumah orang tuanya. Kecurigaanya ternyata tak meleset.

Seseorang sedang menggondol motornya. Ia kemudian berteriak minta tolong. Namun, aksi Seman begitu cepat. Seketika saja setelah keluar dari halaman itu ia menghidupkan motor curiannya. Seman berhasil kabur tanpa sepengetahuan Bambang.

Warga setempat sudah buru-buru keluar rumah mengejar Seman, tapi tak berhasil. Curiga dnegan wajah asing Bambang, kecurigaan warga pun langsung berubah vonis. Warga langsung menghakimi tanpa bertanya.

Akibatnya, Bambang nyaris saja tewas jika tak cepat diselematkan polisi. Seluruh wajahnya nyonyor dihajar warga. Beruntungnya, warga tak membawa benda tajam sehingga nyawanya bisa tertolong.

Sementara itu, Seman berhasil membawa satu unit sepeda motor Honda Vario serta satu lembar STNK kendaraan yang hilang. KTP korban, SIM, kartu pegawai korban. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 8 juta.

Kasatreskrim AKP Rafles P Girsang ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, di mana pelaku sendiri berhasil dievakusai setengah jam setelah kejadian. Evakuasi dilakukan Kapolsek Janapria bersama anggotanya dibantu Satuan Sabhara Polres Lombok Tengah. “Pelaku berhasil diamankan setelah Bhabinkamtibmas Desa Loangmaka memberikan Informasi kepada anggota jaga Polsek Janapria,’’ ungkap Rafles.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa satu unit kendaraan Yamaha Vega ZR tanpa pelat yang digunakan pelaku. Juga satu buah dompet warna hitam yang isinya uang Malaysia, 1 lembar pecahan 1 ringgit, mata kunci T, kunci segi tiga, baju hem yang ditemukan dalam motor pelaku.

Saat evakuasi, tutur Rafles, anggotanya terkendala banyaknya massa yang ingin menghakimi pelaku. Namun beruntung dengan kesigapan petugas sehingga pelaku berhasil dievakuasi dan selanjutnya dibawa ke Polres Lombok Tengah untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya. “Pelaku yang berhasil membawa kendaraan korban masih kita kejar, sementara pelaku Bambang masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. (met)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut