Diteriaki Korban, Haerudin Lebaran di Penjara

BONYOK: Inilah pelaku jambret yang sempat diamuk massa saat diperlihatkan di Polsek Jonggat, Selasa (12/5).(M HAERUDDIN/RADAR LOMBOK)
BONYOK: Inilah pelaku jambret yang sempat diamuk massa saat diperlihatkan di Polsek Jonggat, Selasa (12/5).(M HAERUDDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA – Aksi sadis yang dilakukan Haerudin alias Udin alias Epak, 43 tahun, warga Kampung Serengat Kelurahan Prapen Kecamatan Praya, kini harus dipertanggungjawabkan di hadapan hukum. Selain dihakimi massa karena menyeret korban hingga 15 meter saat menjambret, kini pelaku terpaksa mendekam di jeruji besi Polres Lombok Tengah.

Pelaku berhasil tertangkap tangan dan diamankan warga sekitar pukul 10.00 Wita, Senin (11/5). Udin dihakimi massa setelah diteriaki menjambret Umi Salamah alias Inaq Ali, 30 tahun, warga Dusun Jerneng Desa Batutulis Kecamatan Jonggat.

Kapolsek Jonggat, IPTU I Putu Agus Indra Permana mengungkapkan, pelaku sempat diamuk massa yang geram atas ulahnya. Saat beraksi, pelaku awalnya masuk ke dalam kios korban dengan berpura-pura menanyakan salah seorang warga setempat bernama Nur. Namun korban mengaku tak mengenal dengan nama yang ditanyakan pelaku. Mendengar penjelasan tersebut, pelaku kemudian berpura-pura pergi meninggalkan kios korban.

Namun tak lama kemudian, pelaku kembali lagi ke kios dengan membeli tiga batang rokoh merek Gudang Garam Surya. Pelaku berpura-pura menjelaskan, bahwa orang yang dicarinya tak ketemu. Saat korban menunggu bayar rokoknya, pelaku langsung merampas kalung emas korban yang sedang digunakan.

Setelah pelaku berhasil merampas kalung emas korban, pelaku kemudian berusaha kabur. Namun korban seketika itu lansung memegang erat jaket pelaku sehingga korban terseret sekitar 15 meter dari kiosnya. Dalam kesempatan itu, korban terus berteriak meminta tolong hingga akhirnya warga berhamburan keluar.

Pelaku yang dikerubungi warga tak bisa berkutik hingga akhirnya menjadi bulan-bulanan. Warga dengan leluasa melayangkan bogem mentah ke seluruh bagian tubuh korban. Tak pelak, pelaku bonyok akibat pukulan beruntun itu. ‘’Baru kemudian dilaporkan ke Bhabinkamtibmas dan berhasil dievakuasi dari tempat kejadian,’’ ungkap Putu.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kurugian sekitar Rp 5 juta dan melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan satu buah kalung emas dengan berat kurang lebih 5 gram milik korban dan satu unit sepeda motor Vario CBS 150 warna hitam yang digunakan pelaku melancarkan aksinya. “Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, pelaku saat ini mendekam di penjara dan terancam hukuman selama 7 tahun. Karena melanggar pasal 363 tetang pencurian dengan kekerasan,” tegasnya. (met)