Distributor Pastikan Stok Kebutuhan Pokok Aman

INSPEKSI: Kadis Perdagangan NTB, Hj. Selly Andayani, dan Sekdis Perdagangan NTB, Hj. Baiq Rusniati, didampingi pemilik UD Sukses Karya Mandiri, Antono, saat inspeksi untuk melihat kondisi stok kebutuhan pokok di gudang, Selasa (7/2). (LUKMAN HAKIM/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Kondisi cuaca yang cukup ekstrim belakangan ini, seperti angin kencang disertai hujan lebat yang diprediksi akan berlangsung beberapa pekan kedepan, dikhawatirkan berdampak terhadap ketersediaan stok Sembako. Karena stok yang terbatas, akan berimplikasi terhadap barang langka, dan ujungnya harga kebutuhan pokok melambung tinggi di pasaran.

Sehingga untuk memastikan ketersediaan stok kebutuhan pokok aman, Dinas Perdagangan NTB, Selasa kemarin (7/2) menggelarar inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah distributor Sembako yang ada di Kota Mataram.

Selain mendatangi langsung gudang tempat penyimpanan barang untuk kebutuhan pokok terkait ketersediaan stok yang ada, Sidak yang dipimpin langsung Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan Provinsi NTB, Hj. Selly Andayani, bersama Sekretaris Dinas (Sekdis) Perdagangan NTB, Hj Baiq Rusniati, juga mendatangi gudang penyimpanan Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim) di Lembar, Kabupaten Lombok Barat.

[postingan number=3 tag=”ekonomi”]

Dari sejumlah distributor kebutuhan pokok yang didatangi, mereka memastikan bahwa ketersediaan stok pangan pokok dalam kondisi aman. Selain kondisi di sejumlah gudang penyimpanan yang ada di masing-masing distributor, pasokan pengiriman dari Pulau Jawa saat ini juga masih berjalan lancar.

“Kondisi stok kebutuhan pokok dua bulan kedepan masih tetap aman. Terlebih lagi pasokan terus datang dari pabrik,” kata pemilik UD Sukses Karya Mandiri, Antono, dihadapan Kadis Perdagangan NTB, Hj.Selly Andayani, dan Sekdis Perdagangan NTB, Hj. Baiq Rusniati, ketika meninjau gudang penyimpanan barang kebutuhan pokok milik UD Sukses Karya Mandiri, di Selagalas.

UD Sukses Karya Mandiri merupakan salah satu distributor kebutuhan pokok di NTB yang memegang produk minyak goreng kemasan Filma, beras kemasan, tepung terigu berbagai merk, gula pasir dari PTPN, maupun gula pasir Tambora produksi dari PT SMS di Dompu, dan sejumlah produk pangan lainnya.

Antono mengatakan, dalam setiap minggunya stok barang untuk produk pangan, mulai dari gula pasir, tepung teribu, minyak goreng kemasan Filma dalam seminggu akan keluar masuk. Maksudnya adalah barang kebutuhan Sembako yang ada di gudang langsung didistribusikan ke toko yang ada di seluruh wilayah Provinsi NTB.

Sementara pasokan dari pabrik di Pulau Jawa juga terus datang. Dengan demikian setiap minggunya itu sirkulasi barang di gudang terus berganti. “Kondisi stok untuk kebutuhan pokok dalam kondisi aman dua bulan kedepan,” terangnya.

Hal yang sama juga disampaikan pemilik CV Anugrah Jaya, Bianto, yang memastikan stok untuk kebutuhan pokok di gudang penyimpanannya dalam keadaan aman hingga tiga bulan kedepan.

CV Anugrah Jaya adalah salah satu dari 30 distributor kebutuhan pokok yang ada di Provinsi NTB. CV Anugrah Jaya membawa produk kebutuhan pokok, seperti minyak goreng kemasan Bimoli, mie instan, tepung, gula pasir dan sejumlah produk pangan lainnya.

Bianto juga memperlihatkan stok kebutuhan pokok yang ada kepada Hj. Selly Andayani dan rombongan, untuk memastikan stok kebutuhan pokok yang dijual tersebut dalam kondisi aman dan terkendali hingga tiga bulan kedepan. “Kalau melihat kondisi stok di gudang seperti sekarang ini, untuk tiga bulan kedepan masih aman,” ucapnya.

Begitu juga dengan distributor minyak goreng curah CV Lumayan Putra Jaya. Ketersediaan stok untuk minyak goreng curah hingga dua bulan kedepan masih dalam kondisi aman. Setiap harinya rata-rata 100 drum minyak goreng curah masuk ke NTB yang kemudian didistribusikan kepada pedagang ecer yang ada di seluruh pasar tradisional.

Kadis Perdagangan NTB, Hj. Selly Andayani mengatakan, setelah menyaksikan langsung kondisi stok kebutuhan pokok yang ada di setiap gudang penyimpanan distributor, menunjukan bahwa stok Sembako masih dalam kondisi aman.

Hal tersebut sekaligus untuk menjawab kekhawatiran masyarakat ditengah cuaca buruk yang melanda wilayah NTB, berupa angin kencang disertai hujan lebat. “Alhamdulillah stok kebutuhan pokok di distributor dalam kedaan aman. Masyarakat tidak perlu khawatir dan resah untuk stok Sembako,” ucapnya.

Selly juga mengingatkan distributor kebutuhan pokok untuk terus memberikan informasi kondisi terkini stok kebutuhan pokok yang ada di tempat mereka. Hal ini penting, guna mengantisipasi kelangkaan, sehingga menyebabkan kenaikan harga yang tidak wajar di tengah masyarakat. (luk)

BACA JUGA :  April, Nilai Ekspor NTB Turun 13,57 Persen