Disperindag Lotim Gelar Pasar Murah Jelang Lebaran

pasar-murah
PASAR MURAH: Salah satu masyarakat yang mendatangi pasar murah yang digelar di taman Rinjadi Selong. (JANWARI IRWAN/RADAR LOMBOK)

SELONG – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar pasar murah di taman Rinjani Selong dalam rangka membantu masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan bahan pokok.

Kepala Bidang Perdagangan Lombok Timur, Hasanah Rahmawati mengatakan, pasar murah ini diharapkan bisa membantu masyarakat memperoleh kebutuhan dengan harga terjangkau. Tidak seperti harga yang di pasar yang lebih mahal dari, karena jelas dalam pasar murah ini masih menggunakan haga distributor. “Ini jelas sangat baik sekali dalam membantu masyarakat sekitar untuk memenuhi kebutuhan pokok kita menjelang lebaran,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kegiatan pasar murah ini berlangsung selama dua hari saja. Bahan pokok yang disediakan adalah beras, gula, minyak goreng, tepung dan mentega dengan harga yang murah dan terjangkau. Gelaran pasar murah ini juga merupakan bagian strategi tim pengendali inflasi daerah dalam mengelola kenaikan harga menjelang lebaran. “Jadi dalam pergelara pasar murah ini, kita bekerja sama dengan beberapa distrubutor yang ada di Lombok Timur,” jelasnya.

BACA JUGA: Disdag NTB dan BPOM Sidak Penjual Parsel

Disampaikannya, dengan adanya pasar murah ini, bukan berarti semua harga kebutuhan di Lombok Timur mengalami kenaikan. Karena dari bulan April hinga bulan Mei ini harga komoditas yang alami kenaikan adalah bawang merah. Sementara harga kebutuhan lainnya hingga saat ini masih normal. “Selian harga yang masih normal juga kita menjamin menjelang hari H lebaran kebutuhan bahan pokok akan tetap normal,” ujarnya.

Selain menggelar pasar murah, sambungnya, Disperindag Lombok Timur juga menggelar penukaran uang. Dinas meminta kepada Bank Indonesia sendiri untuk menyiapkan uang kecil sebanyak Rp 1 miliar. “Semoga dengan kita menyiapkan uang kecil ini, permintaan masyarakat bisa dilayani semuannya,” katanya.

Untuk pasar murah ini, katanya, Disperindag sendiri menggelar pasar murah selama setahun selama empat kali. Terutama di momen–momen yang lain seperti di awal tahun baru islam dan yang lainnya, dengan memilih kecamatan lain yang dianggap layak sebagai lokasi digelar pasar murah. (wan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid