Disperin NTB Branding Desa Industri Semoyang

Nuryanti
Nuryanti

MATARAM – Dinas Perindustrian Provinsi NTB menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemanfaatan Hasil Olahan Diversivikasi Tembakau untuk Industri Kriya dalam rangka meningkatkan bobot pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kemampuan Sumberdaya Manusia (SDM),  berlangsung tanggal 23-27 November diikuti 20 orang peserta.

Kepala Dinas Perindustrian (Disperin) Provinsi NTB Nuryanti menyampaikan strategi dalam pengentasan angka pengangguran, kemiskinan dengan cara seluruh stakeholder terkait dapat bahu-membahu mendukung percepatan pertumbuhan dan pengembangan Desa Industri, agar dapat menyerap tenaga kerja secara optimal.

Menurut Yanti, langkah ini merupakaan inovasi Dinas Perindustrian dengan Desa Industri Semoyang, yang melibatkan stakeholder terkait dalam pengembangan desa industri, yanti juga mendoorng masyarakat bisa totalitas dan maksimal dalam menyerap ilmu dan belajar dapat mengiplementasikan dengan baik. Ia yakin dengan upaya ini dapat mengikis angka pengangguran dan kemiskinan di desa-desa.

Baca Juga :  Pemprov NTB Dorong Ekosistem Industrialisasi di KEK Mandalika

“NTB sudah punya banyak Desa Wisata dan sekarang tugas kita membranding desa industri. Harapannya Desa Industri Semoyang sebagai desa industri percontohan memiliki karakter ataupun ciri khas tersendiri,” katanya.

Dikatakannya, rantai kemiskinan yang berlangsung jangka waktu panjang ini harus diputus,. Tentunya melalui intervensi yang komprehensif, kolaborasi dan sinergi, serta pelibatan multi pihak dapat menjadi jaminan sukses program ini terhadap penanggulangan kemiskinan.

Selain meningkatkan pengetahuan di bidang pemanfaatkanh asil olahan diversifikasi tembakau untuk industri kriya, para peserta juga diberikan pengetahuan dan wawasan di bidang perencanaan produk, branding, marketing/pemasaran dan rencana tindaklanjut produk kedepan, agar produk memiliki nilai tambah, kedepannya dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Lombok Utara Miliki Potensi BUMDes Mart Jajakan Produk Lokal

Menurut Yanti, hal ini sejalan dengan arahan Wakil Gubernur NTB  Hj Sitti Rohmi Djalillah dalam Rapat Koordinasi TKPK dan TPPS Provinsi dan Kabupaten/Kota se – NTB dalam mengefektifkan gerakan bersama turunkan angka kemiskinan dan stunting. Di mana  Pemprov NTB terus berupaya menurunkan angka kemiskinan pada tahun 2023, turun sebanyak 1 digit. 

Yanti berharap melalui program seperti ini dapat meningkatkan kualitas SDM, meningkatkan produktivitas dan menekan angka pengangguran dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan.

“Dalam mewujudkan ekonomi masyarakat yang stabil menuju NTB Gemilang,” pungkasnya. (luk)

Komentar Anda