Dispar Turunkan Target Kunjungan Wisatawan

Lalu Hasbulwadi )FAISAL HARIS/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Dinas Pariwisata Provinsi NTB menurunkan terget kunjungan wisatawan dari awalnya 4,5 juta menjadi 2,5 juta kunjungan tahun 2022 ini. Target ini diturunkan mengingat dampak pendemi Covid-19 belum sepenuhnya mereda.

Sekretaris Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Lalu Hasbulwadi mengatakan, pihaknya tetap optimis jumlah kunjungan wisatawan akan terus meningkat seiring banyaknya event berskala internasional di NTB ini, khususnya di Pulau Lombok. Apalagi jika dibandingkan saat pandemi Covid-19 tahun 2020 dan 2021, angka kunjungan tahun ini diperkirakan lebih baik. “Ya kalau kita lihat dari indikator ini, alhamdulillah pariwisata kita sudah terlihat bangkit sehingga berdampak terhadap target kunjungan wisatawan kita. Kita berharap minimal 2 juta angka kunjungan tahun 2022 ini bisa tercapai,” ujar Hasbulwadi, Jumat (16/9).

Dari hasil monitoringnya di lapangan, terutama di sejumlah destinasi wisata unggulan seperti Gili Tramena (Trawangan, Meno dan Air) Lombok Utara, dalam sehari tidak kurang dari 1.500 wisatawan mancanegara berkunjung ke sana. Sebagian besar wisatawan mencanegara yang datang dari Bali itu menggunakan speed boat atau kapal cepat yang rutin memberikan jasa penyeberangan rute Bali-Lombok. “Kita pun terus memonitor pergerakan turis domestik maupun mancanegara di beberapa objek wisata kita, baik yang berada di kawasan strategis pariwisata nasional maupun kawasan strategis pariwisata daerah Provinsi NTB dan kabupaten/kota,” katanya.

Baca Juga :  Pantai Mapak Indah Menjadi Wisata Edukasi Konservasi Penyu

Selain itu, properti seperti vila dan hotel resort yang segmen pasarnya adalah wisatawan mancanegara rata-rata tingkat hunian atau okupansinya di atas 50 persen. Sementara untuk city hotel okupansinya rata-rata masih di bawah 50 persen, meskipun ada sejumlah hotel yang terpantau okupansinya cukup tinggi di kisaran 80 persen lantaran tamu-tamunya yang cukup ramai dalam beberapa waktu terakhir. ‘’Berdasarkan peta segmen pasar global yang mengunjungi merupakan wisatawan mancanegara yaitu 47 persen turis dari Eropa, 26 persen dari Asia Pasifik, 14 persen dari Amerika Serikat, sisanya 13 persen dari negara-negara lainnya,’’ sebutnya.

Baca Juga :  Harga Tiket Pesawat Mahal Bikin Resah Pelaku Pariwisata NTB

Jika dilihat dari jumlah wisatawan yang berdatangan ke NTB juga ada peningkatan pada 2022 ini. Bahkan berdasarkan rilis BPS NTB pada awal September kemarin misalnya, pada Juli 2022 jumlah tamu yang menginap di hotel bintang tercatat sebanyak 68.069 orang yang terdiri dari 59.377 orang tamu dalam negeri atau 87,23 persen dan 8.692 orang tamu luar negeri atau 12,77 persen. Sementara jumlah tamu yang menginap di hotel non bintang pada Juli 2022 tercatat sebanyak 56.262 orang yang terdiri dari 50.342 orang tamu dalam negeri atau 89,48 persen dan 5.920 orang tamu luar negeri atau 10,52 persen. (sal)

Komentar Anda