Diskoperindag Awasi Penjualan Sembako

SEMBAKO : Kondisi salah satu pasar tradisional yang ada di Mataram kemarin. Harga Sembako mulai naik menjelang maulid, Natal dan Tahun Baru (Fahmy/Radar Lombok)

MATARAM– Kebutuhan Sembako warga meningkat pada momen keagamaan maulid nabi dan Natal  mendatang. Dinas Koperasi dan Perindustrian Kota Mataram akan intens melakukan pengawasan penjualan Sembako, juga peredaran parsel Natal. Pengawasan terutama dalam hal timbangan yang dipakai penjual. Sebagai diatur dalam aturan, Dinas Perdagangan yang ada di kabupaten/kota hanya fokus melakukan pengujian tera ulang timbangan.

Kepala Bidang Perlindungan Konsumen dan Meterologi Diskoperindag Kota Mataram Taufikurrahman mengatakan, sesuai dengan kebijakan yang ada, pihaknya akan fokus pada timbangan yang  pakai oleh para pedagang.” Kami akan turun mengawasi bersama  Diskoprindag provinsi,” ungkap Taufik saat dikonfirmasi kemarin (7/12).

Dinas akan menyisir isi Sembako yang dijual, apakah timbangannya sudah sesuai atau harus dilakukan tera ulang. Ini akan menjadi fokus pihaknya. Sedangkan untuk pengawasan makanan, barang-barang  termasuk Parsel, akan dilakukan oleh Diskoprindag Provinsi NTB.

Minggu depan akan mulai dilakukan pengawasan  bersama. BPOM dan Pemkot akan menyasar pasar modern maupun pasar tradisional.

Pengawasan akan difokuskan kepada timbangan beras, gula tepung dan daging yang digunakan oleh para pedagang. Apakah timbangan sudah pas atau sudah dimodifikasi. Kalau ada yang sudah tidak akurat maka akan dilakukan uji tera. Sedangkan untuk pasar modern nanti akan dilakukan  pengawasan terhadap penjualan Parsel.

BACA JUGA :  PPNI Bantu Sembako Bagi Korban Banjir

Terpisah, Kepala Disperindag Provinsi NTB Hj. Budi Septiani mengatakan, saat ini sudah ada pengalihan kewenangan antara  dinas di kota dengan di provinsi. Dimana tugas pengawasan barang dan kebutuhan Sembako menjadi tugas provinsi. Dinas di kota fokus melakukan pengawasan terhadap meterologinya saja.”Tapi dalam pengawasan di lapangan tetap akan turun bersama melibatkan kota,” jelas Budi.

Pihaknya sudah menyiapkan jadwal pemeriksaan di lapangan. Pengawasan parsel Natal kemungkinan akan dimulai tanggal 20 Desember. Untuk sementara ini pengawasan dilakukakn jelang perayaan maulid.

Selama pelaksanaan maulid, Natal dan tahun baru, Disperindag menjamin ketersediaan Sembako di NTB aman.”Kita di NTB ketersediannya aman,” jelasnya.

Pihaknya tidak bisa menjamin soal harga. Sebab biasanya pada bulan maulid itu permintaan tinggi sehingga berpeluang terjadinya kenaikan harga. Dinas secara  langsung memang tidak bisa mengendalikan harga, karena itu mekanisme pasar.(ami)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaCalon Kades Sampaikan Visi Misi
Berita berikutnyaPengentasan Kemiskinan Perlu Sinergi