Disdag Dukung Bawang Putih Impor Masuk NTB

Bawang Putih Impor
BANJIR IMPOR : Salah seorang pedagang di Pasar Mandalika menjual bawang putih impor yang dipasok dari Surabaya. (DEVI HANDAYANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM– Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan  menerbitkan izin impor bawang putih untuk lima perusahaan dalam waktu dekat. Pasalnya, Kemendag berdalih hingga saat ini harga bawang putih secara nasional, termasuk di NTB masih cukup tinggi, mencapai Rp 70 ribu per kg.

Ternyata rencana Kemendag melakukan impor bawang putih tersebut, dari Dinas Perdagangan Provinsi NTB menyambut baik, karena memang sudah biasa setiap bulan NTB menerima bawang impor untuk menekan terjadinya infllasi. Masuknya bawang putih impor ke NTB sebagai sentra produksi bawang ptuih, menjadi ironis, karena bisa mematikan semangat petani untuk menanam bawang putih tersebut.

“Sekarang mana bawang putih Sembalun itu, yang ada cuma harganya Rp 70 ribu per kg. Itulah opsi ada bawang impor masuk ke sini,” kata Kepala Disdag Provinsi NTB Hj Putu Selly Andayani, Sabtu (22/6).

BACA JUGA: Harga Bawang Putih Impor Turun

Menurut Selly, kaitan masih tingginya harga bawang putih lokal NTB dibandingkan bawang putih impor merupakan kewenangan dari pihak Dinas Pertanian, karena NTB dikenal sebagai sentra bawang tetapi harganya masih tinggi. Sehingga NTB masih menerima masuknya bawang putih impor, bahkan sebelum lebaran Idul Fitri 1440 H dari Disdag sendiri memasukkan sebanyak 72 ton bawang putih impor.

“Bawang putih impor ini menjadi opsi masyarakat, bahwa ini ada bawang murah Rp 32 ribu – Rp 35 ribu per kg.  Makanya kita terima masuk ke sini, sekarang kalau bawang lokal Sembalun sudah banjir , otomatis ini tidak akan laku impor,” jelasnya.

Selly mengaku ini merupakan hukum pasar, di mana ada permintaan maka tersedia. Jika tidak ada , tentunya bawang putih impor tidak akan masuk ke NTB dipasok melalui Surabaya. Bahkan dari beberapa distributor terus memasok bawang putih impor, agar stoknya tak berkurang.

BACA JUGA: Rp 158 Juta Harga Rumah Subsidi Berlaku Juni

“Bawang putih impor tetap masuk ke NTB, tergantung dari stok distributornya,” ujar Selly.

Sementara itu, Kepala Pasar Induk Mandalika H Ismail mengatakan kondisi harga bawang putih impor masih berkisaran di Rp 30 ribu  per kg, sedangkan bawang putih lokal masih Rp 70 ribu per kg.

“Harganya masih normal tidak ada kenaikan. Stok dari pedagang juga aman untuk yang bawang putih impor maupun lokal,” kata H Ismail. (cr-dev)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid