Disbudpar Gelar Festival Pesona Ramadan

MATARAM—Memeriahkan dan mengisi kegiatan selama bulan Ramadan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) NTB, bekerjasama dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) NTB, Persatuan Hotel Republik Indonesia (PHRI) NTB, dan Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies (ASITA) NTB, selama seminggu, 20 – 27 Juni 2016 mendatang akan menggelar Festival Pesona Ramadan Lombok Sumbawa.

Festival Pesona Ramadan pelaksanaannya akan dipusatkan di Taman Budaya NTB. Dimana nantinya selain diisi dengan gelaran Bazar di Kampung Ramadan oleh anggota IWAPI NTB, sekaligus juga dihajatkan untuk sosialisasi paket wisata halal yang belum lama ini telah di launching ASITA NTB.

“Tak ketinggalan pula, PHRI NTB juga diharapkan menghadirkan anggotanya, agar memperkenalkan atau mendemonstrasikan pengolahan aneka menu paket berbuka puasa yang tersedia selama bulan Ramadan di hotelnya masing-masing,” kata Kepala Disbudpar NTB, HL Moh. Faozal, kemarin (13/6).

Kegiatan-kegiatan itu sambung Faozal, adalah kegiatan yang rutin dihelat selama tujuh hari pelaksanaan Festival Pesona Ramadan. “Sedangkan untuk acara utama, secara bergiliran akan berlangsung kegiatan Lomba Fashion Show yang diikuti peserta anak-anak dan remaja, kemudian Festival Bedug, Pesona 1000 Masjid, Photo Contest, Lomba Menulis Sejarah Islam di NTB, dan Kaligrafi,” tuturnya.

Disampaikan Kepala Disbudpar, pelaksanaan berbagai kegiatan maupun lomba bernuansa Islami, dengan lebih banyak menggali tradisi masyarakat Lombok atau Sumbawa pada saat bulan Ramadan. Sekaligus untuk menggali dan mengeksplore kembali aneka seni budaya Islami yang tumbuh dan berkembang di masyarakat. “Pada gilirannya nanti akan dapat mendukung Provinsi NTB, yang dalam pengembangan kepariwisataannya kini giat mempromosikan wisata halal atau friendly tourism,” jelas Faozal.

“Apalagi saat ini Provinsi NTB juga sedang bersiap menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional, yang akan diikuti oleh ribuan kafilah dari berbagai daerah di Indonesia. Karena itu, mengapa kegiatan Festival Pesona Ramadan ini tagline-nya adalah “Menuju MTQ ke XXVI”,” jelas Faozal.

Untuk para peserta kegiatan atau lomba dalam Festival Pesona Ramadan, diharapkan dapat diikuti oleh peserta umum. Seperti misalnya Lomba Festival Bedug, nantinya pihak panitia akan menyediakan tiga buah bedug. Kalau peserta ingin berkreasi, maka mereka dipersilahkan menambah sendiri peralatan musik pada saat tampil lomba.

Demikian pada Pesona 1000 Masjid, peserta yang ikut diharapkan dari para pengurus masjid yang ada di Pulau Lombok maupun Sumbawa, terutama masjid-masjid yang ada di sekitar daerah obyek wisata. “Penilaian yang dilakukan nantinya lebih banyak pada aspek kebersihan masjid, dan pengelolaan manajemennya. Apakah para pengurus masjid ini telah memberlakukan pengelolaan keuangannya berdasarkan manajemen yang baik atau belum. Aspek-aspek inilah yang nantinya akan dinilai,” terang Faozal.

Sedangkan untuk Photo Contest dan Lomba Menulis Sejarah Islam di NTB, juga diharapkan dapat diikuti oleh kalayak umum. “Karya dapat dikirimkan ke email [email protected], dimana pemenangnya nanti selain berhak mendapatkan hadiah berupa uang tunai, karyanya nanti juga akan dipamerkan selama pelaksanaan MTQ Nasional,” paparnya.

“Masing-masing item lomba telah disiapkan hadiah total senilai Rp 20 juta. Perinciannya, untuk pemenang pertama Rp 5 juta, kedua Rp 4 juta, dan ketiga 3 juta,” pungkas Faozal seraya menyampaikan, Festival Pesona Ramadan selain menggunakan anggaran dari APBD, juga mendapat dukungan dana dari Kemenpar (APBN). (gt)

BACA JUGA :  Festival Pesona Mandalika, 50 Peserta Ikut Lomba Paralayang