Dipastikan, Akhir Bulan Nama Sekda Clear

PRAYA-Dipastikan para kendidat calon Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Tengah (Loteng) akan diumumkan pada akhir bulan ini. Dan ini artinya pengganti HL Supardan yang masa jabatan atau pensiunnya berakhir bulan ini sudah ada penggantinya. “Jabatan sekda kita berakhir pada bulan ini dan masa penjaringan calon sekda baru, finalnya juga pada akhir bulan ini,” kata Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Loteng, H. Ansor, Kamis (4/8).

Tidak adanya jeda antara pensiunnya HL Supardan sebagai Sekda, dengan masa penjaringan calon baru, maka pihaknya memastikan, kalau jabatan Sekda bakal tidak di PLT kan. Sebab, sekitar tanggal 29 30 Agustus mendatang, penjaringan calon Sekda baru sudah berakhir dan hasil penilaian pansel, paling lambat tanggal 31 Agustus sudah diserahkan ke Bupati. “Paling telat 31 Agustus hasil pansel sudah dikantongi oleh Bupati,” ungkapnya.

Hanya saja, kembali pada Bupati sendiri, apakah akan langsung melakukan pelantikan Sekda, setelah diberikan hasil oleh Panitia Selekasi (Pansel), ataukah tidak. Tentunya dalam hal ini, ada sama Bupati. Dalam penjaringan ini, dari 5 calon Sekda yang saat ini masih dalam proses tes di Mataram, akan diambil sebanyak 3 orang atau yang mengantongi nilai satu dua dan tiga. Dan calon yang mengantongi nilai ke 4 dan ke 5, dikatagorikan mundur atau tidak lolos.

Dikatakan, dari hasil penilaian pansel tersebut, akan diserahkan ke Bupati dan dalam penunjukkan siapa yang akan mengisi kursi Sekda, disanalah hak dan wewenang Bupati memilih, salah satu nama yang diserahkan Pansel. “Mengantongi nilai tertinggi bukan jaminan sebagai Sekda, namun pansel akan menyerahkan 3 nama dan selanjutnya yang menentukan siapa yang akan terpilih itu adalah hak dan wewenanya Bupati,” sebutnya.

Ditambahkan, saat ini di Provinsi, lima calon sekda yang lulus admnistrasi, sedang mengikuti tes, karya Tulis, selanjutnya tes wawancara dan seterusnya. Dari hasil tes tersebut, kemungkinan pihak pansel bisa menyimpulkan pada akhir bulan ini dan selanjutnya akan di serahkan ke Bupati.

Ansor menambahkan, selain tes Sekda, saat ini tes yang sama juga sedang berlangsung di tempat yang sama, yakni penentuan nama nama, yang berhak sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Perternakan (Dispertanak) Loteng. Dimana untuk tes calon Kadis, saat ini jumlah yang sedang mengikuti Tes sebanyak 3 orang, diantaranya lalu Rahadian jabatan, Sekretaris Dinas Perusaan Umum Sumber Daya Energi dan Mineral (PUSDEM).

Selanjutnya, Lalu Azhar Staf Bagian SDM Setda Loteng dan Kepala BKP3 Lalu Iskandar. Sehingga jumlah pejabat Loteng, yang saat ini masih mengikuti tes sebanyak 8 orang. “Untuk tes Sekda 5 orang dan 3 orang merebutkan Kursi Dispertanak, sehingga pejabat Loteng yang saat ini sedang adu kecerdasan, sebanyak 8 orang,” bebernya.

Ditanya tentang Kepala BKP3 Lalu Iskandar yang saat ini sedang tersangkut kasus balai Bedah Desa (BBD) di Kejaksaan, Ansor menyebutkan, masalah tersangkut hukum, itu bukan kewenangannya. Sebab, jika nanti dari 3 orang yang memperebutkan kursi Kadispertanak, ternyata dimenangkan oleh Lalu Iskandar, dan tersangkut hukum. Maka masalahnya akan beda, artinya itu akan menjadi masalah pribadinya dia. “Kita tidak berbicara masalah tersangkut hukum, jika benar dia bersalah, maka tetap akan mengikuti proses selanjutnya dan itu adalah masalah pribadinya dia,” jelasnya.  (cr-ap)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid