Dinsos Kota Mataram Terus Tekan Kemiskinan

Hj Baiq Asnawati
Hj Baiq Asnawati (Ali/Radar Lombok)

MATARAM — Indeks Pembangunan Manuisa (IPM) Kota Mataram memang tertinggi menurut penilaian Badan Pusat Statistik (BPS) NTB. Namun penaggulangan kemiskinan belum seluruhnya sukses.

Saat ini Pemkot Mataram berhasil menekan angka kemiskinan sebanyak 9,55 persen. Namun tahun ini Pemkot Mataram belum bisa mencapai target yang dibebankan Pemprov NTB di angka satu digit. Angka kemiskinan yang berhasil diturunkan baru mencapai 0,65 persen.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram, Hj Baiq Asnawati mengatakan, ada banyak faktor dalam menangani kemiskinan. Tidak hanya didasarkan pada daya beli, tapi  banyak indikator yang harus mendukung. Seperti faktor kesehatan, pendidikan, angka kematian ibu dan bayi. Sehingga urusan kemiskinan bukan hanya tugas Dinsos.

‘’Jadi Dinsos itu tidak bisa sendiri, harus bekerja sama dengan Bappeda dan tim penanggulangan kemiskinan. Kami di Sosial ada basis data terpadu dari Kementrian,’’ ujarnya, kemarin (19/4).

Saat ini yang diperlukan menurut dia, adalah keterpaduan sasaran. Pihaknya pun sering menggelar rapat dengan Bazda Kota Mataram. Diputuskan bahwa akan menggunakan basis data terpadu untuk memberikan bantuan kepada masyarakat.